Slot PGSoft memperkenalkan variasi tema dalam koleksi game modern

Perkembangan teknologi mahjong ways membentuk komunitas kreatif

Super scatter menampilkan elemen grafis berwarna dengan gaya yang dinamis

Gates of Olympus sajikan bagi-bagi bonus fortune golden festival dengan sensasi berkelas

Slot online dengan fitur sticky wild dan keunggulannya

Evolusi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi dinamika transformasi big data

depo 10k depo 10k
bola

Liga Belanda Berikan Ultimatum kepada Pemain Timnas Indonesia untuk Tingkatkan Kinerja

Pemain Timnas Indonesia yang berkarier di liga Belanda kini dihadapkan pada ultimatum untuk segera mengurus izin tinggal dan kerja atau wedertoelating agar tetap dapat berkompetisi. Tanpa dokumen resmi tersebut, para pemain yang terlibat dalam masalah paspoortgate tidak diizinkan untuk tampil di liga.

Jan de Jong, Direktur Eredivisie, menjelaskan bahwa terdapat dua jalur untuk memperoleh izin tinggal dan kerja yang sah di Belanda. Salah satu cara yang dimaksud adalah melalui cap Uni Eropa pada paspor yang menunjukkan izin tinggal secara resmi.

Namun, untuk mendapatkan akses ke jalur Uni Eropa tersebut, ada beberapa persyaratan yang cukup ketat. Pemain harus memiliki pasangan atau anak yang tinggal di Belanda atau di negara-negara Uni Eropa lainnya, dan status tersebut akan diverifikasi oleh otoritas setempat secara langsung.

“Proses penilaian akan dilakukan untuk menentukan apakah mereka dapat tinggal di Belanda secara permanen. Selama proses ini, mereka diizinkan untuk bekerja dan bermain,” ungkap De Jong seperti yang dilansir dari sumber lain.

Di sisi lain, pemain Indonesia seperti Dean James dan Nathan Tjoe-A-On tidak dapat memanfaatkan jalur Uni Eropa karena mereka tidak memiliki pasangan atau anak di wilayah Eropa. Mereka diharuskan untuk mengurus izin tinggal dan kerja secara resmi melalui prosedur wedertoelating bersama agen masing-masing.

Saat ini, ada empat pemain Indonesia yang diharuskan untuk menuntaskan izin tersebut, yaitu Dean James, Nathan Tjoe-A-On, Justin Hubner yang bermain di Fortuna Sittard, serta Tim Geypens dari FC Emmen.

Sementara itu, tiga pemain Indonesia lainnya—Maarten Paes, Miliano Jonathans, dan Mees Hilgers—tidak termasuk dalam daftar pemain yang diwajibkan untuk mengurus wedertoelating.

Isu ini berkaitan dengan hukum Belanda yang menyatakan bahwa individu yang mengganti kewarganegaraan secara otomatis kehilangan kewarganegaraan Belanda, mengingat Indonesia dan Belanda tidak mengakui kewarganegaraan ganda.

Kasus paspoortgate menjadi sorotan setelah sebuah siniar di YouTube membahas status pemain Indonesia di liga Belanda. Klub NAC Breda kemudian mengajukan pertanyaan terkait status Dean James di Go Ahead Eagles, bahkan meminta diadakannya pertandingan ulang setelah mengalami kekalahan telak 0-6.

Situasi tersebut memicu klub-klub lain untuk mempertanyakan status pemain Indonesia lainnya, termasuk Nathan Tjoe-A-On yang bermain di Willem II. Akibatnya, beberapa pemain Indonesia terpaksa tidak dapat berlatih maupun bermain bersama klub mereka untuk sementara waktu.

    ➡️ Baca Juga: Qatar Mengabaikan Induk Sendiri untuk Mendukung Presiden FIFA Gianni Infantino

    ➡️ Baca Juga: Panduan Aman Berolahraga Selama Menjalankan Ibadah Puasa untuk Kesehatan Optimal

    Related Articles

    Back to top button