Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

depo 10k depo 10k
berita

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Sebut Netizen di Instagram Sebelum Ditangkap KPK

Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Semarang, Jawa Tengah, pada dini hari Senin, 3 Maret 2026. Penangkapan ini mencuat ke permukaan terkait dugaan kasus korupsi yang melibatkan pengadaan jasa outsourcing dan beberapa pengadaan lainnya dalam lingkup Pemerintah Kabupaten Pekalongan untuk anggaran tahun 2023 hingga 2026.

Peristiwa ini semakin menambah sorotan publik terhadap Fadia Arafiq, yang sebelumnya telah menarik perhatian karena beberapa pernyataannya di media sosial.

Pada Maret 2025, Fadia menghadapi kritik tajam setelah memberikan respons yang dianggap kurang pantas terhadap sebuah komentar warganet melalui akun Instagram pribadinya.

Kejadian tersebut berawal saat seorang pengguna Instagram dengan nama akun @Ray*ulia_raman mengajukan pertanyaan mengenai kepastian peresmian Rumah Sakit Ki Ageng Sedayu. Pengguna tersebut juga mempertanyakan mengapa Fadia tidak hadir dalam sebuah acara di wilayah Ketandan, Wiradesa.

“Peresmian RS Ki Ageng Sedayu kapan, Bu? Kabarnya anggaran sekian enggak keluar? Terus, waktu kemarin acara di Ketandan Wiradesa, kenapa dipanggil enggak datang, Bu? Wedi (takut) diperiksa kah?” tulis akun tersebut, mengekspresikan kekhawatiran dan ketidakpuasan.

Balasan dari akun terverifikasi yang mengatasnamakan Fadia Arafiq ternyata cukup keras dan mengejutkan.

“Mulutmu kl ngomong ojo kurang ajar, diperiksa pemegak hukum, mampus koe mengko! Urusan anggaran rak keluar, anggaran opo? Jgn sampe di cari koe, rak iso kasih pertanggung jawabkan omonganmu! #admin,” tulisnya, menanggapi dengan nada yang marah.

Reaksi warganet terhadap balasan tersebut sangat beragam. Banyak pengguna media sosial yang menilai bahwa respons tersebut tidak seharusnya datang dari seorang pejabat publik.

“Bupati kok baperan banget. Warga bertanya baik-baik, kenapa malah ngamuk?” komentar salah satu pengguna media sosial, mencerminkan ketidakpuasan publik terhadap sikap Fadia.

Kini, Fadia Arafiq kembali menjadi sorotan publik setelah ditangkap oleh KPK dalam kasus dugaan korupsi yang berkaitan dengan pengadaan jasa outsourcing serta pengadaan lainnya di Pemerintah Kabupaten Pekalongan.

Sebagai orang nomor satu di Kabupaten Pekalongan, Fadia saat ini telah menjalani masa penahanan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) KPK Cabang Gedung Merah Putih selama 20 hari pertama hingga 23 Maret 2026.

    ➡️ Baca Juga: Panduan Efektif Memilih Bisnis Rumahan Sesuai dengan Minat dan Kemampuan Anda

    ➡️ Baca Juga: Manajemen Target Efektif untuk Raih Pencapaian Konsisten Tanpa Stres Berlebih di Tempat Kerja

    Related Articles

    Back to top button