Pola modern pendekatan analisa terarah slot

Metode premium slot online untuk hasil stabil

Strategi terarah slot online untuk hasil optimal

Analisa kinerja pola modern slot online

Teknik unggulan analisa pola harian slot

Strategi rahasia slot online untuk performa optimal

Strategi maksimal analisa terkini slot online

Teknik unggulan slot online untuk kinerja

depo 10k depo 10k
berita

Struktur Baru Kepengurusan PBNU Diserahkan Gus Ipul kepada Rais Aam dan Gus Kikin

Ketua Organizing Committee Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama, Saifulah Yusuf yang akrab disapa Gus Ipul, mengungkapkan bahwa penetapan struktur kepengurusan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk periode 2026-2031 sepenuhnya diserahkan kepada Rais Aam dan Ketua Umum PBNU terpilih.

Dalam muktamar tersebut, KH Miftachul Akhyar telah ditunjuk sebagai Rais Aam PBNU periode mendatang, sementara KH Abdul Hakim Mahfudz, yang lebih dikenal dengan panggilan Gus Kikin, terpilih sebagai Ketua Umum PBNU.

Gus Ipul mengungkapkan dalam konferensi pers yang berlangsung di Gedung PBNU pada Kamis, 3 September 2026, bahwa pembentukan struktur kepengurusan sepenuhnya berada di tangan Rais Aam dan Ketua Umum terpilih, beserta tim formatur yang telah ditentukan.

Proses pembentukan struktur kepengurusan PBNU yang baru hasil dari Muktamar Ke-35 diharapkan dapat diselesaikan dalam waktu maksimal satu bulan setelah muktamar berakhir.

Merujuk pada Pasal 11 Bab V mengenai tim formatur, terdapat enam orang yang mewakili tiga wilayah, yaitu timur, tengah, dan barat. Selain itu, juga terdapat perwakilan dari tuan rumah dalam tim ini.

Dari wilayah timur, Abdul Qahar Yelipele akan mewakili Papua Pegunungan, sementara Amar Manaf mewakili Maluku. Di wilayah tengah, Masnun Tahir dari Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Muhammad Wildan Salman dari Kalimantan Selatan juga tergabung dalam tim formatur.

Sedangkan untuk wilayah barat, Abdul Ghaffar Rozin akan mewakili Jawa Tengah, dan Ganefri akan mewakili Sumatera. Unsur tuan rumah dari Jawa Timur diwakili oleh Abdul Matin Djawahir yang berasal dari Tuban.

Gus Ipul menyatakan bahwa ia tidak terlibat dalam perkembangan pembentukan struktur kepengurusan PBNU dan sepenuhnya menyerahkan hal tersebut kepada Rais Aam Miftachul Akhyar, Ketua Umum PBNU Abdul Hakim Mahfudz, serta tim formatur yang ada.

“Kita percayakan sepenuhnya kepada Rais Aam, Ketua Umum, dan semua anggota formatur. Sebagai santri, kita akan menunggu dan mendukung sepenuhnya hasil yang akan mereka capai,” ungkap Gus Ipul.

    ➡️ Baca Juga: Pramono Lakukan Normalisasi Sungai Ciketing Pasca Longsor Sampah di Bantargebang

    ➡️ Baca Juga: Evolusi Taktik dan Kecepatan dalam Permainan Sepak Bola Modern yang Perlu Diketahui

    Related Articles

    Back to top button