Badan Kapal Virgo Transport 8 Tidak Stabil, Penyelam Dibatasi Jarak Masuk Ke Dalam Air

Proses evakuasi korban dari KM Virgo Transport 8 yang terjebak di dasar laut masih mengalami berbagai tantangan. Badan kapal yang tenggelam dalam kondisi tidak stabil menjadi alasan utama mengapa tim penyelam merasa ragu untuk menjelajahi lebih dalam ke interior kapal.
Keamanan menjadi pertimbangan yang sangat penting bagi tim penyelam yang terdiri dari anggota Basarnas, TNI AL, dan berbagai potensi tim SAR lainnya.
Budiono, Kasubbag Umum Basarnas Banjarmasin, menyatakan bahwa saat ini evakuasi dilakukan dengan cara mengambil jasad korban yang masih dapat dijangkau dari luar badan kapal.
“Sangat berisiko bagi penyelam untuk masuk ke dalam badan kapal,” ungkap Budiono saat memberikan keterangan di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin pada Senin, 28 September 2026.
Meskipun akses menuju bagian dalam kapal terbatas, tim SAR tetap berusaha keras untuk menjangkau korban yang masih terperangkap. Salah satu langkah yang diambil adalah memecahkan kaca jendela kapal agar penyelam bisa lebih mudah mengakses para korban.
“Upaya memecahkan kaca jendela kapal telah dilakukan demi memudahkan akses penyelam untuk menjangkau korban yang terjebak di dalam,” jelasnya.
Budiono menekankan bahwa seluruh proses evakuasi tetap dilakukan secara optimal, dengan mempertimbangkan keselamatan dan kemampuan personel yang terlibat di lapangan.
Kondisi badan kapal yang masih tidak stabil membuat penyelam harus sangat berhati-hati saat mencoba memasuki bagian dalam kapal yang tenggelam. Budiono juga meminta dukungan dari masyarakat agar proses evakuasi dapat berjalan dengan lancar.
“Kami berharap semua petugas yang bertugas di lapangan diberikan kekuatan dan kesehatan dalam menjalankan misi kemanusiaan ini, dengan harapan seluruh korban dapat terevakuasi,” tuturnya.
Menurut data dari Basarnas, dari total 243 penumpang dan kru KM Virgo Transport 8, sebanyak 179 orang telah berhasil dievakuasi.
Rincian dari evakuasi tersebut menunjukkan bahwa 108 orang ditemukan dalam keadaan selamat, sedangkan 71 orang dipastikan telah meninggal dunia. Saat ini, 64 orang lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.
➡️ Baca Juga: Manchester City Rekrut Kiper Juara Dunia Argentina yang Pernah Mengalahkan Manchester United di Final Liga Europa
➡️ Baca Juga: 290 BUMN Ditutup, Pemerintah Targetkan Tutup 300 Perusahaan hingga Akhir 2026




