Prabowo Telah Lakukan 7 Kali Reshuffle Kabinet dalam 2 Tahun, Berikut Daftar Perubahannya

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto telah melaksanakan reshuffle kabinet Merah Putih untuk ketujuh kalinya pada tanggal 1 Oktober 2026. Perombakan ini terjadi setelah dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran yang dimulai pada Oktober 2024.
Proses reshuffle kabinet ini telah dilakukan secara bertahap dan mencakup berbagai posisi di pemerintahan. Beberapa reshuffle hanya melibatkan perubahan menteri, sedangkan yang lainnya juga mencakup wakil menteri, kepala lembaga, pejabat khusus presiden, hingga posisi pimpinan Ombudsman.
Pada reshuffle yang ketujuh, terjadi beberapa perubahan signifikan di posisi-posisi strategis. Bahlil Lahadalia yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kini dialihkan sebagai Menteri Koordinator Hilirisasi dan Energi.
Di sisi lain, Arrmanatha Christiawan Nasir ditunjuk sebagai Menteri Luar Negeri yang baru, menggantikan Sugiono. Sugiono sendiri kemudian mendapatkan tanggung jawab baru sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK).
Nama baru yang muncul dalam jajaran kabinet adalah M Sarmuji, yang ditunjuk sebagai Menteri Perindustrian menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita. Selain itu, Dudung Abdurachman juga ditugaskan sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan.
Perombakan pertama yang dilakukan oleh Prabowo terjadi pada 19 Februari 2025. Pada tahap ini, fokus perubahan adalah pada posisi Menteri Pendidikan, Sains, dan Teknologi.
Satryo Brodjonegoro digantikan dari posisinya, dan jabatan Mendiktisaintek kini dipercayakan kepada Brian Yuliarto.
Perubahan di bulan Februari 2025 menandai awal dari serangkaian reshuffle kabinet Merah Putih selama masa pemerintahan Prabowo-Gibran.
Selanjutnya, Prabowo kembali melakukan reshuffle pada 8 September 2025. Kali ini, perubahan mencakup beberapa posisi menteri, seperti Menteri Keuangan, Menteri Koordinator Politik dan Keamanan, serta Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia.
Dalam reshuffle ini, pejabat yang diganti antara lain Budi Gunawan dari posisi Menko Polkam, Sri Mulyani dari Menteri Keuangan, serta Abdul Kadir Karding dari Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, dan Budi Arie Setiadi dari Menteri Koperasi.
Dalam rangkaian pelantikan tersebut, Prabowo juga mengangkat sejumlah pejabat baru. Purbaya Yudhi Sadewa ditunjuk sebagai Menteri Keuangan, Mukhtarudin sebagai Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Ferry Juliantono sebagai Menteri Koperasi, Mochamad Irfan Yusuf sebagai Menteri Haji dan Umrah, dan Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai Wakil Menteri Haji dan Umrah.
➡️ Baca Juga: Indonesia Mengirim Delegasi Khusus untuk Mempelajari Manajemen Fasilitas Olahraga di Luar Negeri
➡️ Baca Juga: OJK: Perusahaan Asuransi yang Sakit Tak Segera Masuk Program Penjaminan Polis Mulai 2028




