happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

depo 10k depo 10k
berita

Dua Bom Aktif Peninggalan Perang Dunia II Ditemukan di Maluku, Gegana Mengamankan Situasi

Dua bom militer yang belum meledak, atau yang dikenal sebagai unexploded ordnance (UXO), ditemukan di area Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela, yang terletak di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku. Penemuan ini menjadi perhatian serius, mengingat bahaya yang ditimbulkan oleh bom peninggalan Perang Dunia II.

Kedua benda berbahaya ini terdeteksi dalam keadaan aktif saat Tim Survei UXO dari Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Maluku melakukan penyisiran di lokasi PT INPEX, yang berada di Kelurahan Lermatang, Kecamatan Tanimbar Selatan, menggunakan alat pendeteksi ranjau.

Penemuan pertama terjadi pada tanggal 7 September 2026, yang terletak di antara patok 71 dan 75. Sementara itu, bom kedua ditemukan pada tanggal 16 September 2026, di daerah sekitar patok 55 hingga 56.

Setelah melakukan pemeriksaan, ditemukan bahwa UXO pertama merupakan proyektil meriam Tipe 91 dengan diameter 105 milimeter, panjang 427 milimeter, dan berat mencapai sekitar 15,90 kilogram. Ini menunjukkan bahwa meskipun sudah bertahun-tahun berlalu, bom ini masih memiliki potensi untuk meledak.

UXO kedua juga teridentifikasi sebagai proyektil meriam Tipe 91 long painted. Dengan spesifikasi yang hampir serupa, bom ini memiliki diameter 105 milimeter dan panjang 501,70 milimeter, serta berat sekitar 15,70 kilogram. Keberadaan dua bom aktif ini jelas menimbulkan kekhawatiran.

Komisaris Besar Polisi Monang Marudu Zonir Simanjuntak, Karoops Polda Maluku, mengungkapkan bahwa penanganan terhadap penemuan ini perlu dilakukan dengan sangat hati-hati, mengingat kedua bom tersebut masih dalam kondisi aktif dan berpotensi membahayakan.

“Polri berkomitmen untuk mendeteksi dan menangani setiap potensi ancaman keselamatan dengan cepat, tepat, dan profesional. Termasuk juga penanganan UXO yang ditemukan di Blok Masela ini, yang harus diatasi dengan serius agar tidak membahayakan pekerja, masyarakat, maupun aktivitas pembangunan yang sedang berlangsung,” jelasnya.

Setelah dikonfirmasi bahwa kedua bom aktif tersebut, pihak kepolisian segera mengambil langkah untuk mengamankan lokasi penemuan. Mereka membuat perimeter dan memasang garis polisi di sekeliling area yang teridentifikasi.

Setelah itu, lokasi yang berpotensi berbahaya ini dijaga ketat hingga tim Jibom Detasemen Gegana melaksanakan proses pembuangan kedua bom tersebut dengan aman.

Sebanyak sepuluh personel dari Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Maluku dikerahkan untuk menangani situasi ini. Langkah yang diambil oleh tim ini menunjukkan keseriusan dalam menangani bahan peledak yang masih aktif.

Seluruh proses penanganan dan pembuangan bom berlangsung tanpa adanya korban maupun gangguan terhadap lingkungan sekitar. Setelah proses pembuangan selesai, berita acara diserahkan kepada penanggung jawab area PT INPEX beserta pihak keamanan.

Kombes Pol Tedy Purnanto, Dansat Brimob Polda Maluku, menjelaskan bahwa keberhasilan penemuan kedua UXO tersebut berkat survei yang dilakukan secara sistematis menggunakan alat pendeteksi khusus oleh personel yang terlatih dalam menangani bahan peledak.

“Kedua UXO ini ditemukan melalui survei terencana dengan penggunaan mine detector. Setelah terdeteksi, tim langsung melakukan pengamanan perimeter dan memastikan lokasi tetap steril sampai tim Jibom melaksanakan pembuangan,” ujarnya, menekankan pentingnya prosedur keamanan dalam menangani bahan peledak.

Dengan penemuan ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya keamanan di wilayah yang memiliki sejarah militer, sekaligus menunjukkan kesiapsiagaan kepolisian dalam menangani potensi ancaman yang bisa membahayakan masyarakat. Keberhasilan dalam menangani situasi ini juga menjadi contoh bagi penanganan masalah serupa di masa yang akan datang.

    ➡️ Baca Juga: Warga AS Berisiko Tidak Bisa Cebok Akibat Perang Dagang dengan Kanada

    ➡️ Baca Juga: Strategi Efektif untuk Menghadapi Bulan Sepi Proyek bagi Freelancer di Low Season

    Related Articles

    Back to top button