Sinergi Pemerintah dan Media Perluas Akses Pasar untuk Mendorong Ekonomi Lokal

Jakarta – Pemerintah terus berupaya memperkuat kolaborasi dengan media sebagai salah satu strategi untuk memperluas akses pasar bagi pelaku usaha lokal. Sinergi ini terwujud melalui kerja sama antara Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) dan Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) dalam acara RRI Fest yang berlangsung di Lapangan Sakura, Kabupaten Bogor, hari ini.
Pada kesempatan ini, Kemenko PM memperkenalkan program 1001 Pasar Rakyat serta mengadakan Workshop Optimalisasi Media Sosial untuk Perluasan Pasar. Sebanyak 55 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terpilih berpartisipasi dalam bazar, sementara 100 pelaku UMKM lainnya mendapat kesempatan untuk meningkatkan kapasitas melalui workshop yang diselenggarakan.
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat A. Muhaimin Iskandar, yang akrab disapa Cak Imin, menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan media dalam menciptakan kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, termasuk dalam membuka akses pasar untuk usaha lokal.
“Kita ingin media tidak hanya berfungsi sebagai penyiar informasi, tetapi juga menjadi jembatan yang menghubungkan produk masyarakat dengan pasar yang lebih luas. Kegiatan ini harus memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi pelaku usaha,” ungkap Cak Imin.
Menurutnya, bazar harus lebih dari sekadar acara seremonial; ia harus menjadi bagian dari proses pemberdayaan yang menyeluruh, menghubungkan pelatihan, pendampingan, produksi, hingga akses ke pasar.
“Bazar adalah puncak dari proses pemberdayaan. Setelah masyarakat mendapatkan pelatihan dan pendampingan yang memadai, kita harus memastikan bahwa produk yang mereka hasilkan dapat dijangkau oleh pasar. Inilah yang menciptakan kemandirian ekonomi,” tambahnya.
Cak Imin juga menggarisbawahi bahwa RRI memiliki jaringan yang luas di berbagai daerah, sehingga kolaborasi ini memiliki potensi untuk ditiru dalam memperluas jangkauan program pemberdayaan kepada lebih banyak masyarakat.
“RRI telah memiliki platform di banyak kota. Tugas pemerintah adalah memanfaatkan platform tersebut dengan program-program yang langsung menyentuh ekonomi masyarakat. Pemberdayaan harus hadir di tengah-tengah masyarakat, bukan hanya terfokus di kota-kota besar,” tegasnya.
Rangkaian kegiatan di Bogor dimulai dengan senam sehat bersama dan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG). Selain itu, Menko PM juga mengunjungi sentra produksi sepatu di Ciomas, meninjau bazar UMKM, serta mengikuti dialog bertema ‘Sinergi Pemerintah dan Media untuk Kemandirian Ekonomi Lokal’.
Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Perlindungan Pekerja Migran Kemenko PM, Leontinus Alpha Edison, menjelaskan bahwa proses kurasi menjadi aspek krusial dalam program 1001 Pasar Rakyat. Pelaku usaha yang terlibat dipilih dan dibekali dengan pendampingan agar siap untuk memperluas pasar mereka.
➡️ Baca Juga: Pemulihan Otot Setelah Latihan Intens: Panduan Nutrisi Lengkap
➡️ Baca Juga: Harga GTA 6 Terungkap: Diprediksi Mencapai Rp1,7 Juta!




