Polusi Asap Karhutla Ancam Kesehatan, GP Singapura Tetap Berlanjut Tanpa Gangguan

Jakarta – Meskipun sedang menghadapi polusi asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Indonesia, ajang Grand Prix Singapura yang digelar di Marina Bay Street Circuit tetap berlangsung tanpa gangguan. Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Eksekutif Singapore GP Pte Ltd, Adam Firth.
“Berbeda dengan laporan-laporan media yang beredar baru-baru ini, saat ini kami tidak memiliki rencana untuk mengubah kegiatan hiburan dalam rangka Formula 1 Grand Prix Singapura,” ungkap Firth dalam penjelasan resmi yang dirilis pada hari Jumat.
Sebelumnya, sempat ada pembatasan pada aktivitas luar ruangan di Singapura. Badan Pengatur Olahraga Otomotif Dunia (FIA) mengeluarkan pernyataan resmi pada Kamis (8/10) yang menyebutkan bahwa ada kemungkinan kegiatan luar ruangan, termasuk hiburan, tidak dapat dilangsungkan jika kondisi kabut asap di Singapura semakin memburuk.
Dengan terus memantau perkembangan cuaca, standar operasional pun ditingkatkan. “Apabila terdapat perubahan, kami akan segera menginformasikannya melalui saluran resmi kami dengan tepat waktu,” tegas Firth.
Dalam seminggu terakhir, Singapura telah merasakan dampak dari kebakaran hutan yang terjadi di Indonesia, yang ditandai dengan munculnya kabut asap dan penurunan kualitas udara yang telah mencapai kategori tidak sehat.
Dewan Pariwisata Singapura berkomitmen untuk memantau tingkat polusi dan akan memberikan informasi terbaru terkait perkembangan kabut asap kepada masyarakat.
➡️ Baca Juga: Pemerintah Luncurkan Program Literasi Digital Nasional
➡️ Baca Juga: Purbaya Terima Sinyal Positif dari Prabowo Terkait Pengambilalihan PNM




