IHSG Sesi I Anjlok 26 Poin, Temukan 3 Saham Top Gainers di LQ45 yang Menjanjikan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih terperosok dalam tren penurunan. Pada sesi pertama perdagangan yang berlangsung pada hari Senin, 30 Maret 2026, IHSG mengalami penurunan sebesar 0,37 persen atau 26,65 poin, sehingga berada di level 7.070,40.
Dalam pergerakannya, IHSG sempat jatuh hingga menyentuh titik terendah intraday di angka 6.946. Sedangkan titik tertinggi yang berhasil dicapai pada sesi ini berada di level 7.085, menunjukkan volatilitas yang signifikan dalam perdagangan hari ini.
Transaksi yang terjadi pada sesi ini tercatat relatif rendah dengan nilai mencapai Rp 7,69 triliun dan volume transaksi mencapai 13,29 miliar. Meski begitu, frekuensi perdagangan terbilang aktif dengan lebih dari satu juta transaksi terjadi hingga akhir sesi I.
Sektor properti menjadi yang paling terpukul dengan koreksi mendalam sebesar 0,96 persen. Di samping itu, sektor bahan baku dan konsumer non-siklikal juga mengalami penurunan yang signifikan, masing-masing sebesar 0,50 persen, menambah tekanan pada IHSG.
Walaupun IHSG masih berada di zona negatif, ada beberapa sektor yang berhasil mencatatkan pertumbuhan positif. Sektor teknologi mengalami lonjakan sebesar 1,12 persen, diikuti oleh sektor energi yang naik 1,01 persen, dan sektor industri yang menguat sebesar 0,51 persen, memberikan harapan di tengah penurunan yang terjadi.
Menurut analisis dari Tim Analis Phintraco Sekuritas, secara teknikal, IHSG belum mampu menembus level MA5 di kisaran 7.148. Ini ditunjukkan oleh pembentukan histogram pada MACD yang menunjukkan kecenderungan sideways, sementara indikator Stochastic RSI berada pada area pivot.
Tim Analis Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG akan bergerak dalam rentang antara 7.000 hingga 7.100 pada sesi kedua perdagangan hari ini, memberikan gambaran mengenai potensi pergerakan selanjutnya dalam pasar saham.
Dalam laporan mereka, Phintraco Sekuritas juga mengidentifikasi emiten-emiten yang mengalami lonjakan harga paling signifikan. Berikut adalah tiga saham top gainers yang terdaftar dalam kelompok 45 saham unggulan (LQ45).
PT Map Aktif Adiperkasa Tbk (MAPI) menunjukkan kinerja yang impresif dengan kenaikan 6,42 persen atau 70 poin, sehingga harga sahamnya mencapai 1.160.
PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) juga mencatatkan lonjakan yang cukup signifikan, dengan kenaikan sebesar 5,54 persen atau 75 poin, menjadikan harga sahamnya berada di level 1.430.
Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) tidak kalah menarik, dengan kenaikan sebesar 4,90 persen atau 3.075 poin, yang mengantarkan sahamnya menembus level 65.800.
Pergerakan yang positif dari ketiga saham ini menambah daftar saham top gainers LQ45, memberikan peluang menarik bagi para investor yang mencari potensi keuntungan di tengah ketidakpastian pasar saat ini.
➡️ Baca Juga: Berita Olahraga Global Terkini: Sorotan Momen Spektakuler Para Atlet Dunia
➡️ Baca Juga: Strategi Efektif Klub Sepak Bola Mengelola Tekanan Transfer Pemain dan Keuangan




