IIHSG Naik 2 Persen Didorong Harapan Damai AS-Iran dan Pembagian Dividen di Pasar Saham

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan performa yang mengesankan dengan kenaikan signifikan sebesar 2,07 persen atau 150,91 poin, mencapai level 7.458,50 pada penutupan perdagangan Jumat, 10 April 2026. Kenaikan ini menandai akhir pekan kedua bulan April dengan optimisme yang menyelimuti pasar saham.
Sejak pembukaan pasar, IHSG telah menunjukkan konsistensi dengan pergerakan positif, meskipun sempat mengalami penurunan kecil ke level 7.417. Namun, IHSG berhasil mencapai titik tertinggi intraday di angka 7.487, yang mencerminkan semangat investor yang tetap tinggi.
Seluruh sektor menunjukkan penguatan yang kompak, dengan sektor industri mencatat lonjakan paling tinggi sebesar 4,29 persen. Sektor keuangan juga menunjukkan kinerja yang baik dengan kenaikan 3,02 persen, diikuti oleh sektor konsumer siklikal yang meningkat 2,64 persen.
Sektor properti mengikuti dengan pertumbuhan 2,18 persen, sedangkan sektor bahan baku melonjak 1,96 persen. Sektor infrastruktur dan teknologi juga mengalami peningkatan masing-masing sebesar 1,94 persen dan 1,91 persen. Sektor transportasi naik 0,93 persen, konsumer non-siklikal menguat 0,35 persen, dan sektor kesehatan mencatat kenaikan 0,20 persen.
Menurut analis dari Phintraco Sekuritas, harapan akan terwujudnya kesepakatan damai antara AS dan Iran, serta antisipasi pembagian dividen, menjadi faktor pendorong utama di balik penguatan indeks ini. Hal ini tercermin dalam riset harian mereka yang dirilis pada Jumat, 10 April 2026.
Dari sisi teknikal, analis Phintraco Sekuritas mengamati sejumlah indikator yang menunjukkan bahwa penguatan IHSG berpotensi berlanjut. Salah satu indikatornya adalah penurunan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang tercatat pada level 122,9 di bulan Maret 2026, turun dari 125,2 pada bulan sebelumnya.
Meskipun terjadi penurunan, level IKK di bulan Maret lebih baik dibandingkan estimasi pasar yang memprediksi di angka 120. Penurunan ini juga menandai level terendah IKK sejak Oktober 2025, yang disebabkan oleh penurunan pada sebagian besar sub-indeks.
Performa IHSG yang mengesankan sejalan dengan mayoritas indeks di bursa Asia yang juga ditutup dengan penguatan pada hari yang sama. Pencapaian ini terjadi di tengah kekhawatiran investor mengenai ketidakpastian gencatan senjata antara AS dan Iran serta situasi di Selat Hormuz yang masih terjaga ketat. Di sisi lain, indeks futures di Wall Street menunjukkan kecenderungan untuk melemah.
Investor saat ini tengah menantikan hasil dari negosiasi antara AS dan Iran yang dijadwalkan berlangsung pada akhir pekan ini, seperti yang diungkapkan oleh analis Phintraco Sekuritas.
Dalam riset yang dikeluarkan oleh Phintraco Sekuritas, sejumlah emiten mencatatkan lonjakan harga yang signifikan di jajaran 45 saham unggulan (LQ45), termasuk:
– PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK)
Saham EMTK menunjukkan penguatan sebesar 7,36 persen atau 60 poin, ditutup pada level 875.
– United Tractors Tbk (UNTR)
Saham UNTR mengalami kenaikan 4,25 persen atau 1.275 poin, mencapai level 31.300.
Dengan perkembangan positif ini, IHSG tidak hanya mencerminkan optimisme di pasar domestik tetapi juga respons terhadap dinamika global yang sedang berlangsung. Seiring dengan perkembangan situasi di AS dan Iran serta faktor-faktor fundamental lainnya, investor diharapkan terus memantau kondisi pasar untuk mengambil keputusan yang tepat.
➡️ Baca Juga: Karakter Umma Terinspirasi dari Selingkuhan, Aditya Triantoro Berikan Pembelaan Resmi
➡️ Baca Juga: KSAD Jenderal Maruli Serukan Keluarga Prajurit di Lebanon Agar Tetap Tenang Usai TNI Gugur




