Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

depo 10k depo 10k
sport

Ginting Siap Tantang Chou Tien Chen di Babak 16 Besar Orleans Masters 2026

Tunggal putra andalan Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, bersiap untuk menghadapi pertandingan penting di babak 16 besar Orleans Masters 2026. Ginting akan kembali bertemu dengan rival lamanya dari Taiwan, Chou Tien Chen, di Palais des Sports, Prancis, pada malam Kamis, 19 Maret 2026.

Pertarungan ini merupakan lanjutan dari rivalitas panjang antara kedua atlet. Menurut data dari BWF, Ginting saat ini memimpin dalam catatan head-to-head dengan meraih kemenangan dalam 10 dari 16 pertemuan sebelumnya. Pertandingan terakhir mereka terjadi pada semifinal Piala Thomas 2024, di mana Ginting berhasil menang dalam dua gim langsung dengan skor 21-18 dan 21-19. Meskipun memiliki statistik yang menguntungkan, Ginting tetap berhati-hati, mengingat Chou, yang kini berusia 36 tahun, menunjukkan konsistensi tinggi sebagai unggulan pertama dalam turnamen ini.

Ginting melangkah ke babak kedua setelah menaklukkan wakil Taiwan lainnya, Liao Jhuo-Fu, dengan skor 22-20, 21-5. Meskipun berhasil meraih kemenangan yang cukup telak di gim kedua, Ginting mengakui bahwa ia sempat mengalami kesulitan dalam menemukan ritme permainannya di awal pertandingan.

“Di gim pertama, saya merasa belum menemukan ritme yang nyaman. Banyak kesalahan yang saya buat dan saya terjebak dalam pola permainan lawan. Namun, bersyukur saya bisa menyesuaikan diri di situasi yang sulit,” ungkap Ginting dalam pernyataan resminya.

Menjelang duel melawan Chou, peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo ini menekankan pentingnya kemampuan beradaptasi secara teknis. Ia mencatat bahwa terdapat perbedaan signifikan antara kondisi lapangan di Orleans dan turnamen Swiss Open yang diikutinya pekan lalu, mulai dari pencahayaan hingga jenis shuttlecock yang digunakan. Hal ini menuntut perubahan pola pikir dan strategi yang cepat di lapangan.

Pertandingan ini menjadi sangat vital karena Ginting adalah satu-satunya wakil tunggal putra Indonesia yang tersisa di Orleans Masters 2026. Rekan satu timnya, Moh. Zaki Ubaidillah, harus terhenti di babak pertama setelah kalah dari wakil Jepang, Yushi Tanaka. Duel melawan Chou akan menjadi ujian penting bagi Ginting, yang tengah berusaha kembali ke performa terbaik setelah mengalami kendala cedera dalam dua musim terakhir.

    ➡️ Baca Juga: Peluncuran iPhone Fold Akan Berlangsung Sesuai Jadwal yang Ditentukan

    ➡️ Baca Juga: Kasus Penculikan di Pasar Rebo, Korban Disekap Empat Hari

    Related Articles

    Back to top button