pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

depo 10k depo 10k
berita

Tim SAR Lakukan Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Sekitar Anak Krakatau

Tim SAR gabungan telah memperluas area pencarian untuk lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda. Upaya pencarian ini dilakukan dengan serius untuk memastikan keselamatan mereka yang hilang.

Memasuki hari keempat pencarian, fokus tim kini ditujukan pada radius terdekat dari Gunung Anak Krakatau, termasuk beberapa pulau yang berada di sekitarnya. Hal ini bertujuan untuk mempersempit lokasi yang mungkin menjadi tempat mereka hilang.

Kepala Kantor SAR Banten, Al Amrad, menjelaskan bahwa upaya pencarian ini dilakukan melalui empat sektor utama, ditambah satu sektor khusus. Tim juga melakukan penyisiran di daratan Pulau Rakata, Pulau Sertung, dan Pulau Panjang yang berjarak sekitar tiga kilometer dari Gunung Anak Krakatau.

“Untuk sektor khusus di luar empat sektor yang telah ditentukan, kami menggunakan kapal KN SAR Tetuka dan RIB 02 Banten. RIB 02 kembali ke Dermaga Marina pada pukul 15.31 WIB setelah melakukan penyisiran di sekitar anak Gunung Krakatau. Mereka juga menyisir di tiga titik pulau tersebut dan melakukan pencarian di daratan,” ungkap Amrad pada Sabtu, 12 September 2026.

Aktivitas pencarian berlangsung selama sekitar tiga jam. Cuaca yang kondusif memungkinkan tim untuk mendekati ketiga pulau dan melakukan pencarian di daratan secara lebih efektif.

Namun, meskipun upaya pencarian ini telah dilakukan, tim belum menemukan petunjuk yang jelas mengenai keberadaan delapan orang yang sedang dicari.

“Untuk semua sektor yang telah ditentukan, termasuk pencarian melalui udara, kami melaporkan hasil yang nihil. Kami hanya menemukan satu pelampung atau life jacket yang terdeteksi oleh Kapal Angkatan Laut (KAL) Anyer,” jelasnya.

Upaya pencarian juga diperkuat dengan dukungan udara menggunakan helikopter 3604. Pesawat tersebut menyisir area di mana speedboat terakhir kali diketahui sebelum hilang kontak.

“Berdasarkan posisi terakhir yang diketahui, diduga speedboat tersebut hilang kontak setelah berhasil mendarat di Carita pada pukul 17.00 dengan aman, namun hasil pencarian tetap nihil,” tambahnya.

Sementara itu, penemuan satu life jacket menjadi salah satu perkembangan penting dalam operasi pencarian hari keempat. Meskipun demikian, belum ada kepastian apakah temuan tersebut berkaitan dengan lima jurnalis dan tiga awak kapal yang sedang dicari.

Tim SAR tetap melanjutkan pencarian dengan penuh dedikasi, baik di laut maupun di daratan pulau-pulau yang berada di sekitar kawasan Anak Krakatau. Mereka berkomitmen untuk menemukan delapan orang yang hilang ini demi memastikan keselamatan dan mengembalikan mereka ke keluarga.

    ➡️ Baca Juga: TP PKK Ciamis Ajak Perempuan Cegah Penyakit Tidak Menular Melalui Seminar Kesehatan

    ➡️ Baca Juga: Hilirisasi Kelapa Sawit Tingkatkan Ekspor CPO Hingga 26,40 Persen pada Januari-Februari 2026

    Related Articles

    Back to top button