Pelaku Penembakan 3 ASN Dinas Pertanian Jayawijaya Sedang Diburu, Polisi Perkuat Keamanan

Polisi meningkatkan pengamanan di wilayah Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, setelah insiden penembakan yang merenggut nyawa tiga pegawai Dinas Pertanian setempat. Kejadian tragis ini telah memicu langkah-langkah proaktif dalam menjaga keamanan masyarakat di daerah tersebut.
Sebanyak 50 anggota kepolisian dari Timika telah diperintahkan untuk dikerahkan ke Jayawijaya guna memperkuat pasukan yang ada. Penambahan jumlah personel ini dilakukan seiring dengan upaya pihak kepolisian dalam memburu kelompok yang diduga bertanggung jawab atas penembakan itu.
Komisaris Besar Polisi Yusuf Sutejo, yang menjabat sebagai Kepala Satuan Tugas Hubungan Masyarakat Operasi Damai Cartenz, mengungkapkan bahwa penambahan pasukan bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat pasca insiden menyedihkan tersebut.
“Dalam rangka Operasi Kepolisian Damai Cartenz, kami telah melakukan penebalan kekuatan di Kabupaten Jayawijaya dengan mengerahkan sekitar 50 personel dari Timika,” ujarnya pada Jumat, 11 September 2026.
Selain mengintensifkan pengamanan, pihak kepolisian juga terus melakukan pencarian terhadap para pelaku penembakan. Sebelumnya, penyidik telah mengumpulkan informasi mengenai ciri-ciri dan identitas kelompok yang diduga terlibat dalam tindakan kriminal ini.
Yusuf juga menghimbau kepada masyarakat untuk segera melaporkan jika memiliki informasi terkait keberadaan pelaku kepada aparat kepolisian. Hal ini penting agar kasus penembakan ini dapat segera diungkap dan para pelaku dapat ditangkap.
“Jika ada masyarakat yang memiliki informasi, silakan sampaikan kepada aparat kepolisian. Kami menjamin kerahasiaan informasi dari pemberi, agar kasus ini bisa segera terpecahkan dan pelaku ditangkap,” tambahnya.
Dalam proses pengejaran pelaku, aparat meminta masyarakat di Jayawijaya untuk lebih berhati-hati dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Ini merupakan langkah krusial untuk menjaga stabilitas serta ketenangan di masyarakat.
Kombes Pol Adarma Sinaga, yang menjabat sebagai Wakil Kepala Satgas Operasi Damai Cartenz, mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan setelah insiden penembakan tersebut agar tetap kondusif.
“Kami mengajak semua elemen masyarakat untuk berkolaborasi dalam menjaga keamanan dan melaporkan kepada kepolisian jika memiliki informasi yang dapat membantu penyelidikan kasus ini,” ujarnya.
Penyelidikan terhadap kasus penembakan ini terus berlangsung. Inspektur Jenderal Polisi Faizal Ramadhani, yang merupakan Kepala Satgas Operasi Damai Cartenz, menegaskan bahwa pihaknya akan terus berupaya mengungkap kebenaran berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, kesaksian, dan barang bukti yang berhasil dikumpulkan.
“Proses penyelidikan dan penyidikan akan kami lakukan secara transparan untuk mengidentifikasi pihak-pihak yang bertanggung jawab sesuai dengan hukum yang berlaku,” pungkas Faizal.
➡️ Baca Juga: Aksesoris Teknologi Praktis untuk Mendukung Aktivitas Digital Pengguna Online Sehari-hari
➡️ Baca Juga: Mitos dan Fakta tentang Desain Interior




