Rhoma Irama Rayakan Ramadhan dengan Cara Unik di Luar Panggung yang Menginspirasi

Nama Rhoma Irama kembali menarik perhatian publik, bukan karena penampilan panggung yang megah atau lagu terbaru, melainkan melalui momen sederhana yang penuh kehangatan di bulan Ramadhan.
Di markas Soneta Record di Depok, suasana yang berbeda tampak pada pertengahan bulan Ramadhan lalu. Raja Dangdut tersebut mengadakan buka puasa bersama yang mengumpulkan beragam kalangan—mulai dari mitra pengemudi, kreator konten, hingga anak-anak yatim—dalam sebuah ruang yang dipenuhi semangat kebersamaan. Mari kita eksplorasi lebih jauh tentang momen inspiratif ini!
Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif bertajuk Rhoma Don’t, sebuah rangkaian acara Ramadhan yang bertujuan untuk menyebarkan aksi berbagi di berbagai daerah sepanjang bulan suci. Melalui inisiatif ini, semangat Ramadhan tidak hanya dirasakan di satu tempat, tetapi meluas ke banyak kota berkat keterlibatan berbagai komunitas.
Acara ini lebih dari sekadar buka puasa biasa. Sebelum waktu berbuka tiba, kegiatan dimulai dengan pembagian takjil kepada masyarakat di sekitar, dilanjutkan dengan santunan dan bantuan bagi anak-anak yatim serta mitra pengemudi. Suasana hangat terasa ketika semua yang hadir berkumpul, berbagi cerita, dan menunggu azan Magrib.
Bagi sebagian orang, momen ini mungkin tampak sederhana. Namun, kehadiran Rhoma Irama memberikan nuansa emosional yang mendalam. Sosok yang telah dikenal selama puluhan tahun melalui karya-karya musik yang bernuansa religi dan sosial ini seolah mengingatkan kembali akan pesan-pesan penting yang tetap relevan: kebersamaan, kepedulian, dan arti berbagi.
Semangat yang sama juga menyebar di berbagai kota lain. Selama periode akhir Februari hingga pertengahan Maret, ribuan mitra pengemudi di lebih dari 40 kota turut ambil bagian dalam membagikan puluhan ribu paket takjil kepada masyarakat dan sesama pengemudi di jalan. Dari Jakarta hingga Makassar, kegiatan ini menjadi pemandangan yang tidak asing menjelang waktu berbuka.
Di Jabodetabek, aksi serupa juga terlihat di beberapa lokasi strategis seperti Blok M, Lapangan Banteng, hingga Tugu Kujang. Ratusan pengemudi aktif turun ke jalan, menyapa masyarakat sambil membagikan makanan untuk berbuka puasa.
Bagi para mitra yang terlibat, kegiatan ini lebih dari sekadar memberi. Ini adalah tentang menjalin kebersamaan. Di tengah rutinitas harian yang padat, bulan Ramadhan menjadi waktu yang tepat untuk berhenti sejenak dan terhubung kembali dengan sesama, merasakan makna kebersamaan dalam setiap langkah yang diambil.
➡️ Baca Juga: Liga Belanda Berikan Ultimatum kepada Pemain Timnas Indonesia untuk Tingkatkan Kinerja
➡️ Baca Juga: Ibas Mendorong Pemberdayaan Perempuan Melalui Strategi UMKM yang Efektif




