Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

depo 10k depo 10k
berita

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Harus Terungkap hingga Tuntas di Struktur Komando

Jakarta – Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) menegaskan bahwa pengusutan kasus penyiraman air keras yang menimpa aktivis Andrie Yunus harus dilakukan secara menyeluruh hingga ke akar masalah, termasuk mengidentifikasi pihak-pihak yang berada di balik peristiwa tersebut.

Pernyataan ini disampaikan oleh Kepala Divisi Pemantauan Impunitas KontraS, Jane Rosalina, dalam sebuah diskusi publik yang diadakan oleh Indonesia Youth Congress (IYC) pada Senin, 30 Maret 2026, dengan format hybrid.

Diskusi tersebut mengangkat tema ‘Supremasi Hukum dan Akuntabilitas Aparat: Mengusut Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS, Reformasi Peradilan Sipil-Militer, Masa Depan HAM dan Demokrasi Indonesia’.

Dalam diskusi itu, hadir sejumlah pembicara, di antaranya Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Muhamad Isnur; Analis sosial politik dari Universitas Negeri Jakarta, Ubedilah Badrun; Pengamat Politik, Ray Rangkuti; serta Pakar Pidana dari Binus, Ahmad Sofyan.

“Pengungkapan kasus ini tidak seharusnya berhenti pada pelaku yang ada di lapangan, tetapi juga harus melacak hingga ke pihak yang memberikan perintah. Terlebih, hal ini sejalan dengan pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang, dalam acara Mata Najwa, menyebutkan insiden penyiraman terhadap Andrie Yunus sebagai bentuk terorisme yang perlu diusut tuntas. Bahkan, Presiden Prabowo menjanjikan komitmen untuk hal ini,” jelas Jane.

Jane menekankan pentingnya peran Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam melakukan penyelidikan kasus ini secara transparan dan akuntabel. Di sisi lain, dia juga mengingatkan agar TNI memberikan dukungan penuh kepada kepolisian dalam proses penyidikan agar kasus ini dapat diadili melalui jalur peradilan umum.

Dia mengingatkan bahwa jika upaya pengusutan tidak dilakukan dengan serius, hal ini dapat menimbulkan keraguan di kalangan masyarakat terhadap kesungguhan pemerintah dalam menegakkan keadilan hukum serta melindungi kebebasan sipil di Indonesia.

“Apalagi, KontraS bersama Andrie Yunus selama ini aktif mengadvokasi penolakan terhadap revisi UU TNI serta mendorong reformasi sektor keamanan yang lebih demokratis dan humanis di tanah air,” ungkap Jane.

Sementara itu, Muhamad Isnur, Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), dalam kesempatan yang sama juga menyoroti meningkatnya pola teror, doxing, dan intimidasi yang menimpa aktivis hak asasi manusia, organisasi masyarakat sipil, serta influencer yang berani bersuara kritis.

    ➡️ Baca Juga: Pelatihan Ketahanan Air: Metode Efektif Memperkuat Tubuh Tanpa Beban Berat

    ➡️ Baca Juga: Federasi Sepakbola Iran Menghadapi Tantangan Menuju Piala Dunia 2026

    Related Articles

    Back to top button