Slot PGSoft memperkenalkan variasi tema dalam koleksi game modern

Perkembangan teknologi mahjong ways membentuk komunitas kreatif

Super scatter menampilkan elemen grafis berwarna dengan gaya yang dinamis

Gates of Olympus sajikan bagi-bagi bonus fortune golden festival dengan sensasi berkelas

Slot online dengan fitur sticky wild dan keunggulannya

Evolusi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi dinamika transformasi big data

depo 10k depo 10k
berita

Iran Tangkap 500 Intelijen yang Berikan Data Musuh untuk Melancarkan Serangan

Iran telah melakukan penahanan terhadap sekitar 500 individu yang dianggap sebagai ‘mata-mata’ yang beroperasi untuk pihak-pihak yang dianggap musuh dan media yang berkontra dengan kepentingan negara. Penjelasan ini disampaikan oleh Ahmad Reza Radan, kepala keamanan Iran, pada hari Minggu, 15 Maret 2026.

Radan mengungkapkan bahwa dari jumlah tersebut, 250 orang di antaranya terlibat dalam pengiriman informasi yang berpotensi membahayakan negara dan memiliki keterkaitan dengan kelompok-kelompok tertentu yang berusaha untuk menciptakan ketidakstabilan di masyarakat.

Tindakan penahanan ini terjadi setelah serangkaian serangan yang dilakukan oleh Iran terhadap wilayah Israel dan target-target militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah. Serangan tersebut merupakan respons terhadap operasi militer gabungan yang diluncurkan oleh AS dan Israel pada tanggal 28 Februari.

Hari pertama dari aksi militer tersebut mengakibatkan kematian Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, serta menghancurkan sebuah sekolah perempuan di bagian selatan Iran akibat serangan bom yang dilancarkan oleh pasukan AS.

Iran memperkirakan bahwa jumlah korban jiwa akibat dari operasi militer ini bisa mencapai lebih dari 1.300 orang, suatu angka yang mencerminkan dampak signifikan dari konflik yang sedang berlangsung.

    ➡️ Baca Juga: 80 Ribu Pemudik dan 25 Ribu Kendaraan Menyeberang dari Bali ke Jawa Saat Mudik Lebaran

    ➡️ Baca Juga: Latihan Plank: Kunci Kebugaran Tubuh yang Efektif

    Related Articles

    Back to top button