Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

depo 10k depo 10k
lifestyle

WNA Irak Pembunuh Cucu Mpok Nori Terungkap sebagai Pedagang Parfum di Mangga Dua

Jakarta – Keluarga besar komedian legendaris Mpok Nori tengah berduka. Cucu tercintanya, Dwhinta Anggary, ditemukan telah meninggal dunia dalam sebuah insiden tragis yang melibatkan mantan suaminya.

Peristiwa ini langsung menarik perhatian publik, terutama setelah identitas pelaku terkuak. Mari kita simak lebih lanjut!

Pelaku yang dimaksud adalah Rashad Fouad Tareq Jameel, atau lebih dikenal dengan nama Fuad. Ia adalah seorang warga negara Irak yang telah menetap di Indonesia selama hampir sembilan tahun.

Di balik statusnya sebagai WNA, Fuad menjalani aktivitas sehari-hari sebagai pedagang parfum di kawasan Mangga Dua, Jakarta.

Informasi ini disampaikan oleh pihak kepolisian melalui pernyataan resmi yang dikeluarkan.

“Pekerjaan pelaku di sini berdasarkan pemeriksaan yang kami lakukan, dia sehari-hari berjualan parfum di Mangga Dua,” ujar Fechy J. Ataupah dari Polda Metro Jaya pada Senin, 23 Maret 2026.

Hasil penyelidikan menunjukkan bahwa motif di balik pembunuhan tersebut diduga kuat berasal dari perasaan cemburu. Fuad diketahui melihat korban berjalan bersama pria lain di sebuah bazar pada malam takbiran, yang jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Emosi yang memuncak membuatnya nekat mendatangi rumah korban yang merupakan sebuah kontrakan.

Di lokasi kejadian, pelaku melakukan tindakan kekerasan yang mengakibatkan hilangnya nyawa korban berusia 37 tahun tersebut. Tindakan brutal itu dilakukan dengan cara mencekik serta menyayat leher korban menggunakan senjata tajam.

Setelah melakukan aksi keji itu, Fuad berusaha melarikan diri untuk menghindari kejaran aparat. Ia sempat berpindah-pindah dari satu lokasi ke lokasi lain di wilayah Jawa Barat, termasuk Bogor dan Sukabumi.

“Nah jadi pada saat dia melarikan diri, setelah membunuh itu dia sempat ke luar kota, ke Bogor dan Sukabumi, berpindah-pindah,” ungkap Fechy.

Pelariannya bahkan berlanjut hingga ke Pulau Sumatera tanpa tujuan yang jelas, menunjukkan upaya pelaku untuk menghilangkan jejak dan menjauh dari tempat kejadian perkara.

“Kalau Sumatera, dia tidak ada kenalan, jadi random,” tambahnya.

Aksi tersebut diduga sebagai strategi pelaku untuk menghindari penangkapan dan menjauh dari lokasi kejadian.

“Dia berusaha menjauh dari TKP,” jelasnya.

Namun, usaha pelariannya akhirnya terhenti setelah tim Resmob Polda Metro Jaya berhasil menangkap Fuad di Jalan Tol Tangerang-Merak saat ia berada di dalam sebuah bus.

    ➡️ Baca Juga: Strategi Menyusun Portofolio Saham Sektor Konsumer untuk Investasi Jangka Panjang yang Aman

    ➡️ Baca Juga: Perbarui Kinerja dengan SSD Samsung 9110 Pro

    Related Articles

    Back to top button