Korban Kapal Virgo Transport Teridentifikasi, Terbanyak dari Jatim, Jateng, dan Kalsel

Jakarta – Tim DVI Polda Kalimantan Selatan mengungkapkan bahwa jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 yang berhasil diidentifikasi hingga saat ini berasal dominan dari Jawa Timur.
“Dari total identifikasi, 28 orang berasal dari Jatim,” ungkap Kepala Bidang Dokkes Polda Kalsel, Kombes Pol dr Much Sofwan, saat memberikan keterangan di Banjarmasin pada Minggu (4/10/2026).
Korban pertama yang teridentifikasi adalah Reyner Fausta Yosilianto, berusia 22 tahun, yang berasal dari Malang, Jawa Timur. Proses identifikasi dilakukan melalui pencocokan sidik jari.
Identifikasi Reyner ini menandai awal rangkaian proses identifikasi korban Kapal Virgo, yang dilakukan oleh tim DVI Polda Kalsel setelah penemuan jenazah yang kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Hingga saat ini, tim DVI telah berhasil mengidentifikasi 63 dari total 80 jenazah yang diterima di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin, menunjukkan kemajuan dalam proses yang sangat penting ini.
Sebanyak 17 jenazah lainnya masih dalam tahap identifikasi, termasuk pengiriman sampel DNA yang dilakukan ke Pusdokkes Polri di Jakarta untuk analisis lebih lanjut.
Setelah Jawa Timur, jumlah korban teridentifikasi terbanyak kedua berasal dari Jawa Tengah dengan 16 orang, diikuti oleh Kalimantan Selatan dengan delapan orang, dan Jawa Barat dengan enam orang.
Kombes Pol Sofwan meminta agar keluarga korban tetap bersabar menunggu proses identifikasi yang saat ini masih berlangsung, mengingat kompleksitas tugas yang harus diselesaikan.
“Kami bekerja tanpa henti, bahkan di hari Sabtu dan Minggu. Setiap kali jenazah diterima, kami langsung melakukan pemeriksaan dan mencocokkan data ante mortem dengan informasi dari keluarga,” tambahnya, menekankan dedikasi tim dalam menangani situasi sulit ini.
➡️ Baca Juga: Dukungan Teman dan Perannya dalam Menjaga Kesehatan Emosional Remaja yang Sehat
➡️ Baca Juga: Pemantauan Intensif Gunung Gede oleh BPBD Cianjur




