Eks Bintang Timnas Jepang Ungkap Peran Sebagai Eksperimen Shin Tae-yong di Persija

Jakarta – Gelandang Persija Jakarta, Kyohei Yoshino, kini menghadapi tantangan baru di bawah arahan pelatih Shin Tae-yong dalam Super League 2026/2027. Ia diminta untuk menyesuaikan diri dan bermain di berbagai posisi sesuai kebutuhan tim.
Shin Tae-yong mulai menerapkan beberapa eksperimen dalam skema permainan Persija. Salah satu langkah tersebut adalah dengan menempatkan Kyohei Yoshino di posisi yang berbeda dari biasanya.
Dalam pertandingan melawan Borneo FC, Kyohei diberi kepercayaan untuk mengisi posisi bek sayap kiri. Sementara pada laga melawan Persib Bandung, ia beralih ke sisi kanan pertahanan, menunjukkan fleksibilitasnya dalam bertahan.
Kyohei mengungkapkan bahwa ia tidak merasa keberatan dengan perubahan posisi tersebut. Namun, ia mengakui masih ada beberapa aspek yang perlu diperbaiki karena peran ini terbilang baru dalam perjalanan kariernya.
“Sebetulnya, ini adalah posisi yang belum pernah saya mainkan sebelumnya. Masih ada banyak tantangan yang harus saya hadapi dalam tiga pertandingan tersebut,” ungkap Kyohei.
Mantan penggawa Timnas U-22 Jepang ini meyakini bahwa Shin Tae-yong memiliki kemampuan untuk mengenali potensi setiap pemain. Oleh karena itu, Kyohei berkomitmen untuk menjalankan instruksi pelatih dengan sebaik-baiknya.
Baginya, kepentingan tim adalah prioritas utama. Kyohei siap menjalankan peran apa pun demi membantu Persija meraih hasil positif dan tetap bersaing di papan atas klasemen.
“Namun, saya juga dituntut untuk memberikan performa terbaik saya. Pada posisi dan tugas yang diberikan oleh Pelatih Shin Tae-yong,” jelasnya.
“Saya memiliki tekad yang kuat untuk menjalankan segala peran yang diberikan demi membantu tim meraih kemenangan dan terus berkembang,” tambahnya.
Kyohei juga ingin terus meningkatkan kemampuannya, termasuk ketika Persija memerlukan solusi untuk membangun serangan dari lini belakang.
Ia berharap dapat memberikan variasi dalam permainan melalui umpan-umpan jarak jauh, sekaligus membantu Persija menciptakan alur permainan yang lebih dinamis.
“Sembari menjaga ritme permainan, saya ingin memberikan variasi melalui operan jarak jauh yang bisa menjadi titik awal serangan. Hal ini juga diharapkan dapat menciptakan alur permainan yang lebih dinamis,” tutupnya.
➡️ Baca Juga: Pemulihan Otot Setelah Latihan Intens: Panduan Nutrisi Lengkap
➡️ Baca Juga: Gempa Sumut dan Sulteng Terasa Hingga Malaysia, Dampaknya Mencolok di Wilayah Tersebut




