Aismoli Identifikasi Tantangan dalam Ekspansi Pasar Motor Listrik di Indonesia

Industri sepeda motor listrik di Indonesia saat ini masih menghadapi beragam tantangan dalam upayanya untuk memperluas pangsa pasar. Salah satu aspek kunci yang perlu diperhatikan adalah pendidikan kepada masyarakat, agar calon konsumen dapat memahami berbagai keuntungan, performa, dan efisiensi yang ditawarkan oleh kendaraan listrik dalam mendukung mobilitas sehari-hari.
Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (AISMOLI), Budi Setiyadi, menegaskan bahwa saat ini menjadi momentum yang tepat untuk mendorong adopsi motor listrik di Tanah Air. Selain sebagai alternatif dalam mobilitas, kendaraan listrik juga memiliki potensi untuk membantu mengurangi ketergantungan pada bahan bakar minyak (BBM).
Budi menambahkan bahwa masyarakat perlu mendapatkan informasi yang lebih mendalam mengenai karakteristik sepeda motor listrik. Hal ini meliputi aspek-aspek seperti daya jelajah, performa, efisiensi, dan manfaat yang dapat dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.
“Banyak di antara kita yang masih belum paham tentang bagaimana motor listrik bekerja, daya jelajah yang dimiliki, manfaat yang ditawarkan, serta efisiensinya,” ujarnya dalam sebuah kesempatan.
Ia juga menjelaskan bahwa industri motor listrik telah menjalin kolaborasi dengan berbagai pelaku usaha, terutama di sektor transportasi daring dan layanan pengiriman barang. Pemanfaatan sepeda motor listrik dalam kegiatan operasional ini merupakan salah satu strategi untuk meningkatkan penggunaan kendaraan listrik di masyarakat.
Budi juga menekankan pentingnya pengurangan konsumsi BBM dan penciptaan lingkungan yang lebih bersih. Menurutnya, pemakaian motor listrik dapat memberikan keuntungan baik dari segi penghematan biaya mobilitas harian maupun dampak positif terhadap lingkungan.
Salah satu langkah untuk memperkenalkan kendaraan listrik secara langsung kepada masyarakat adalah melalui Big Bang Auto Festival 2026. Acara otomotif ini merupakan bagian dari Big Bang Festival yang direncanakan berlangsung pada 25 Desember 2026 hingga 5 Januari 2027 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Big Bang Auto Festival akan menyuguhkan beragam produk otomotif, termasuk sepeda motor konvensional dan listrik, suku cadang, serta aktivitas lelang kendaraan. Selain itu, acara ini juga menawarkan berbagai promosi menarik di akhir tahun untuk berbagai kategori kendaraan dan produk otomotif lainnya.
Founder Rev Matrix Factory (RMF), Rudi MF, menyatakan bahwa penyelenggaraan acara ini bertujuan untuk mendekatkan industri otomotif dengan masyarakat, melalui pengalaman belanja dan hiburan yang menarik.
“Big Bang Festival memiliki karakter sebagai destinasi belanja dan hiburan di akhir tahun. Kami melihat peluang untuk membawa sektor otomotif ke dalam pengalaman tersebut, sehingga pengunjung yang datang untuk berbelanja atau menikmati hiburan juga dapat mengenal berbagai pilihan kendaraan yang tersedia,” jelas Rudi.
➡️ Baca Juga: Wabah Legionnaires Kembali Melanda New York, Simak Informasi Penting Ini
➡️ Baca Juga: 8 Tim Tersisa dalam Perempat Final Liga Champions 2025/2026, Siapa yang Akan Menjadi Juara?




