pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

depo 10k depo 10k
berita

5 Sindikat Sabu Ditangkap di Bekasi, Polisi Temukan 2 Senjata Api dan 16 Peluru Tajam

Jakarta – Penegakan hukum terhadap peredaran narkotika jenis sabu di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, berhasil dilakukan oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya.

Keberhasilan ini menjadi sorotan publik karena jaringan yang dibongkar tidak hanya terlibat dalam peredaran narkoba, tetapi juga menyimpan senjata api dan amunisi.

Pada Rabu, 2 September 2026, lima individu telah ditangkap oleh aparat kepolisian. Mereka yang ditangkap berinisial RAH (41), NAS (19), MF (28), AN (27), dan RM (24).

Komisaris Polisi Ardyan Yudo Setyantono, yang menjabat sebagai Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, mengungkapkan bahwa penangkapan ini berawal dari informasi mengenai aktivitas penyalahgunaan dan peredaran narkotika di daerah Tambun Selatan.

“Kami dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengonfirmasi bahwa pada Rabu, 2 September 2026, kami telah berhasil mengamankan lima orang pelaku,” ujarnya pada Kamis, 10 September 2026.

Dari hasil penangkapan, pihak kepolisian berhasil menyita barang bukti berupa sabu seberat 22,51 gram dan tujuh butir ekstasi. Namun, penemuan tersebut tidak berhenti di situ.

Polisi juga menemukan satu cartridge etomidate serta empat pucuk senjata, yang terdiri dari dua senjata api dan dua airsoft gun. Selain itu, 16 butir peluru tajam dan dua botol peluru airsoft gun turut disita oleh petugas.

Keberadaan senjata api dalam kasus ini menjadi fokus utama penyidik, mengingat hubungan antara senjata dan peredaran narkotika bisa menimbulkan risiko yang lebih besar bagi keamanan publik.

“Penemuan tersebut jelas menjadi perhatian serius bagi kami, karena keberadaan senjata api dan amunisi terkait dengan perkara narkotika dapat menimbulkan ancaman yang lebih besar bagi masyarakat,” jelasnya.

Lima pelaku dan seluruh barang bukti saat ini telah diamankan dan dibawa ke kantor Ditresnarkoba Polda Metro Jaya untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Polisi tidak hanya fokus pada peredaran narkotika, tetapi juga menyelidiki sumber dan fungsi dari senjata yang ditemukan dalam penggerebekan tersebut.

Penyidik kini tengah menyelidiki apakah senjata tersebut hanya digunakan untuk kepentingan pribadi atau berhubungan dengan aktivitas jaringan narkotika yang lebih luas.

“Kami dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya tengah melakukan pendalaman secara serius mengenai apakah senjata tersebut hanya terkait dengan kepemilikan pribadi atau memiliki keterkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika, perlindungan jaringan, serta kemungkinan tindak pidana lainnya,” tambahnya.

    ➡️ Baca Juga: Tol Tamanmartani Landai: Penutupan Segera Diprediksi

    ➡️ Baca Juga: Presiden Jerman Tegaskan Perang Iran Adalah Kesalahan Besar yang Menghadirkan Bencana

    Related Articles

    Back to top button