Deddy Corbuzier Mengungkap Hubungannya yang Makin Akur dengan Sabrina Chairunnisa Setelah Cerai

Perceraian tidak selalu menimbulkan perpecahan yang berkepanjangan. Hal tersebut dapat terlihat dari hubungan Deddy Corbuzier dan Sabrina Chairunnisa yang tetap terjalin dengan baik meski mereka telah berpisah. Menariknya, Deddy mengungkapkan bahwa keduanya justru merasa semakin akur setelah tidak lagi berstatus sebagai suami istri.
Pernyataan ini disampaikan Deddy dalam sebuah wawancara dengan Mamah Dedeh. Ia menjelaskan bahwa proses perceraian dengan Sabrina berlangsung secara harmonis, tanpa ada konflik besar yang menjadi sorotan publik. Keadaan tersebut memfasilitasi mereka untuk tetap saling berkomunikasi dan bertemu meskipun sudah tidak terikat dalam pernikahan.
Berita mengenai perceraian Deddy Corbuzier dan Sabrina Chairunnisa sebelumnya mengejutkan banyak orang. Sabrina diketahui mengajukan gugatan cerai di Pengadilan Agama Tigaraksa pada 16 Oktober 2025. Kemudian, pada bulan November 2025, Deddy mengonfirmasi bahwa proses perceraian mereka telah resmi dan keputusan pengadilan telah ditetapkan jauh sebelum itu.
Dalam diskusinya bersama Mamah Dedeh, Deddy juga membahas kehidupannya pasca perceraian. Ia menekankan bahwa keputusan untuk berpisah bukanlah akibat dari pertengkaran yang memperburuk keadaan di antara mereka.
Deddy menjelaskan bahwa perpisahan ini disebabkan oleh perbedaan tujuan hidup yang mereka miliki. Meskipun demikian, ia menegaskan bahwa proses perceraian tersebut dilakukan dengan baik dan penuh pengertian.
“Perbedaan tujuan hidup menjadi faktor utama, tapi semuanya berlangsung baik-baik saja,” ucap Deddy Corbuzier kepada Mamah Dedeh dalam kanal YouTube-nya pada Kamis, 13 Agustus 2026.
Yang menarik perhatian publik adalah hubungan Deddy dan Sabrina setelah perceraian. Alih-alih menjauh, mereka tetap berkomunikasi dan terkadang bertemu.
“Jadi, kami masih berteman baik, masih saling kontak, dan masih bertemu. Tidak ada keributan, tidak ada berita buruk,” tambahnya.
Mamah Dedeh memberikan pandangannya tentang situasi yang dialami Deddy, menyatakan bahwa dalam beberapa kasus, perceraian bisa menjadi solusi ketika hubungan suami istri justru membawa lebih banyak masalah.
Namun, ada hal menarik dalam kisah Deddy dan Sabrina. Setelah memutuskan berpisah sebagai pasangan, hubungan mereka justru terlihat semakin dekat dan harmonis.
“Justru saat berpisah, kami malah menjadi lebih akur,” ujar Deddy Corbuzier.
“Rasanya seperti hubungan kakak dan adik, dan sekarang justru lebih baik,” imbuhnya.
Deddy dan Sabrina menunjukkan bahwa perceraian tidak selamanya berarti akhir dari hubungan baik antara mantan pasangan. Dalam banyak kasus, kedamaian dan keharmonisan dapat dicapai meskipun telah berpisah. Mereka membuktikan bahwa komunikasi yang baik dan saling menghormati dapat mengubah dinamika hubungan pasca perceraian menjadi lebih positif.
Kesuksesan mereka dalam menjaga hubungan baik setelah berpisah menjadi pelajaran berharga bagi banyak orang. Pertanyaannya adalah, bagaimana mereka bisa mencapai kedamaian dan keharmonisan ini?
Pertama, komunikasi yang terbuka dan jujur menjadi kunci utama. Deddy dan Sabrina terus saling berkomunikasi, meskipun tidak lagi dalam ikatan pernikahan. Ini menunjukkan bahwa saling menghargai dan mendengarkan satu sama lain tetap penting, bahkan setelah hubungan romantis berakhir.
Kedua, sikap saling menghormati juga berperan penting. Deddy menekankan bahwa meskipun mereka memiliki perbedaan, semuanya dapat diselesaikan dengan baik, tanpa harus saling menyakiti.
Ketiga, Deddy dan Sabrina berhasil memisahkan emosi pribadi dari hubungan yang lebih luas. Mereka berfokus pada hal-hal positif yang telah dibangun selama bersama, daripada mengingat konflik yang mungkin terjadi di masa lalu.
Keempat, keduanya mampu menciptakan batasan yang sehat dalam hubungan mereka setelah perceraian. Dengan tetap berhubungan sebagai teman, mereka bisa saling mendukung tanpa terjebak dalam masalah yang mungkin muncul akibat rasa sakit dari perceraian.
Terakhir, mereka berdua juga menghargai proses penyembuhan. Deddy dan Sabrina menyadari bahwa setiap orang membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan keadaan baru mereka. Dengan memberikan ruang satu sama lain, keduanya bisa menjalani kehidupan baru dengan lebih baik.
Melihat perjalanan Deddy Corbuzier dan Sabrina Chairunnisa setelah perceraian, kita bisa mengambil banyak pelajaran. Mereka mengajarkan kita bahwa perceraian tidak harus berakhir dengan permusuhan, tetapi bisa menjadi kesempatan untuk menemukan cara baru dalam berhubungan.
Dengan pendekatan yang tepat, mantan pasangan dapat membangun kembali hubungan yang positif, yang tidak hanya bermanfaat bagi mereka tetapi juga bagi orang-orang di sekitar mereka. Tentu saja, ini adalah contoh yang bisa menjadi inspirasi bagi banyak orang yang mungkin mengalami situasi serupa.
➡️ Baca Juga: Royal Enfield Meluncurkan Motor Listrik Modern untuk Era Kendaraan Ramah Lingkungan
➡️ Baca Juga: Cara Efektif Mengatasi Stres di Tempat Kerja




