Kamar Bak Apartemen di Lapas Cibinong: Fasilitas Sofa, TV, dan Dapur yang Menggugah Perhatian

Temuan Ombudsman RI mengenai fasilitas yang mirip dengan apartemen di Lapas Kelas IIA Cibinong, Jawa Barat, telah menarik perhatian publik. Hal ini terungkap melalui sebuah video yang menunjukkan bagian dalam beberapa bangunan yang terletak di area belakang lembaga pemasyarakatan tersebut.
Dalam video yang beredar, terlihat deretan bangunan yang berada di lokasi terpisah dari blok hunian utama. Bangunan-bangunan ini tampak seperti unit-unit mandiri yang berjajar di balik pagar berwarna hitam, memberikan kesan lebih privat dan terisolasi.
Ketika kamera memasuki salah satu bangunan, suasananya sangat kontras dengan gambaran umum ruang hunian di lapas. Ruangan tersebut memiliki luas yang cukup dan dilengkapi dengan area tamu yang menyediakan sofa dan meja.
Di dinding ruangan, terdapat televisi dan berbagai perabot yang membuat suasana lebih menyerupai rumah tinggal dibandingkan dengan lingkungan lapas pada umumnya. Ini menimbulkan pertanyaan tentang standar fasilitas yang seharusnya ada di dalam lembaga pemasyarakatan.
Tidak hanya ruang tamu, video tersebut juga menunjukkan adanya area yang menyerupai dapur. Di salah satu sisi ruangan, terlihat meja dan kabinet dapur yang teratur, menambah kesan bahwa tempat ini lebih mirip apartemen daripada sel tahanan.
Fasilitas lainnya yang ditemukan mencakup kamar mandi yang terpisah, di mana toilet dan wastafel terlihat jelas dalam rekaman. Ini menunjukkan bahwa perhatian terhadap kenyamanan dalam desain interior bangunan tersebut cukup diperhatikan.
Kamera juga merekam beberapa ruangan lain yang berada dalam satu kompleks. Bangunan-bangunan ini memiliki desain yang menyerupai unit hunian, dengan ruang-ruang yang dipisahkan berdasarkan fungsinya masing-masing.
Penemuan fasilitas ini menjadi sorotan publik setelah Ombudsman RI melakukan inspeksi mendadak di Lapas Cibinong pada tanggal 23 September 2026. Tindakan ini menciptakan kegemparan dan menimbulkan berbagai spekulasi mengenai pengelolaan fasilitas di dalam lapas tersebut.
Ombudsman sebelumnya melaporkan bahwa mereka menemukan lebih dari sepuluh kamar di area belakang lapas. Fasilitas yang teridentifikasi mencakup ruang tamu, kamar tidur, dapur, televisi, kulkas, dan perlengkapan rumah tangga lainnya.
Dalam video yang beredar, terlihat bahwa bagian luar bangunan memiliki akses sendiri dengan pagar yang memisahkan kawasan tersebut dari bagian lain lapas. Hal ini menambah kesan eksklusif terhadap fasilitas yang ada.
Temuan mengenai fasilitas ini kini menjadi perhatian serius, dan Ombudsman meminta penjelasan tentang fungsi bangunan serta siapa saja yang berhak menggunakan fasilitas tersebut.
Selama inspeksi mendadak yang dilakukan, petugas Ombudsman sempat menghadapi hambatan untuk masuk ke dalam area. Beberapa petugas lapas terlihat berusaha menghalangi proses inspeksi tersebut, yang menambah kontroversi seputar transparansi dalam pengelolaan lembaga pemasyarakatan.
➡️ Baca Juga: Mees Hilgers Belum Dipastikan Masuk Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026
➡️ Baca Juga: Strategi Kemenpar Mengatasi Pungli di Destinasi Wisata Saat Libur Lebaran




