Filosofi Seragam Dinas Upacara Prajurit Baru Mewakili Beskap Menurut Panglima TNI

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto telah memaparkan makna di balik seragam dinas upacara prajurit yang baru. Seragam ini menampilkan desain jas dengan kerah tegak yang dihias aksen merah pada bagian kerahnya.
Agus menjelaskan bahwa rancangan pakaian dinas upacara ini terinspirasi oleh budaya lokal, khususnya elemen kearifan yang ada dalam beskap, yang merupakan pakaian tradisional.
“Filosofinya adalah mencerminkan kebudayaan kita. Beskap adalah simbol kearifan lokal yang memungkinkan kita untuk mandiri dalam hal pakaian. Ini menunjukkan ciri khas kita, bahwa pakaian yang dikenakan oleh TNI merupakan representasi budaya Indonesia yang terinspirasi dari beskap,” ungkap Agus saat berbincang dengan wartawan di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, pada Senin (5/10/2026).
Perbedaan pada seragam ini tidak hanya terlihat di area kerah, tetapi juga pada desain kancing seragam dan bagian pergelangan tangan. Seragam baru ini kini telah digunakan oleh ketiga angkatan TNI, yaitu Angkatan Darat, Angkatan Udara, dan Angkatan Laut.
Di sisi lain, Agus menyampaikan bahwa kemiripan seragam dengan pakaian upacara militer dari beberapa negara lain adalah hal yang wajar. Dia menegaskan bahwa pakaian militer di negara-negara ASEAN sering kali memiliki kesamaan.
“Di Asia, banyak sekali kesamaan dalam desain pakaian. Di ASEAN pun, banyak yang terlihat serupa. Bahkan saat saya berkunjung ke luar negeri, saya juga menemukan bahwa banyak seragam yang mirip. Hal ini disebabkan oleh adanya kesamaan budaya di masa lalu,” tambahnya.
TNI baru saja memperkenalkan seragam dinas upacara (PDU) yang baru dalam upacara memperingati HUT Ke-81 TNI di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, pada Senin (5/10/2026).
Selama siaran langsung peringatan HUT TNI yang disiarkan melalui platform YouTube Puspen TNI, terlihat bahwa seragam PDU yang baru untuk TNI AD, AU, dan AL memiliki banyak perbedaan dibandingkan dengan seragam sebelumnya.
Pada PDU yang baru, model kerah lipat atau kerah tidur yang sebelumnya digunakan telah dihilangkan. Sebagai gantinya, kini terdapat kerah yang langsung membentuk lingkaran di sekitar leher.
Di bagian kerah, terdapat garis berwarna emas yang dikelilingi oleh kain berwarna merah. Ornamen ini terpasang di sisi kanan dan kiri kerah, memberikan kesan elegan.
Tak hanya itu, bagian ujung lengan PDU juga dilengkapi dengan lis melingkar berwarna emas. Garis ini terdiri dari dua variasi, yaitu tebal dan tipis, yang menambah kesan mewah pada seragam.
Warna dasar PDU yang baru tetap mempertahankan nuansa yang mirip dengan versi sebelumnya, tanpa banyak perubahan yang mencolok.
➡️ Baca Juga: Bahtiar Baharuddin, Eks Pj Gubernur Sulsel, Resmi Jadi Tersangka Kasus Korupsi Bibit Nanas
➡️ Baca Juga: Sistem Ganjil Genap untuk Pembelian BBM Subsidi di SPBU Sulsel Berlaku 13-20 September




