Dirjen SDA Arnold Ritiauw Klarifikasi Terkait Video Viral dan Pernyataan Menteri PU

Direktur Jenderal Sumber Daya Air (Dirjen SDA) Kementerian Pekerjaan Umum, Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw, memberikan klarifikasi terkait sebuah video yang viral di media sosial. Video tersebut menampilkan Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, yang sedang meninjau jaringan irigasi di Desa Karangharja, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, pada Sabtu, 26 September 2026.
Dalam beberapa unggahan di media sosial, video tersebut diinterpretasikan seolah-olah Menteri PU Dody Hanggodo sedang menegur Arnold. Namun, Arnold dengan tegas membantah narasi tersebut dan menyatakan bahwa ia bukan orang yang ditegur dalam percakapan yang terekam di video tersebut.
“Orang yang ditelepon dan dimarahi oleh Pak Menteri PU itu bukan saya, melainkan staf saya. Suara yang terdengar dalam video adalah Kepala BBWS Citarum, bukan suara saya,” jelas Arnold.
Arnold menjelaskan bahwa selama peninjauan, Menteri Dody mengidentifikasi sekitar 1.000 hektare lahan pertanian yang mengalami kekeringan. Hal ini disebabkan oleh kurangnya pasokan air melalui saluran irigasi tersier. Temuan penting tersebut langsung ditindaklanjuti oleh Menteri Dody dengan menghubungi jajaran Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum.
Dalam komunikasi tersebut, Menteri Dody meminta agar jajaran BBWS Citarum segera turun ke lapangan untuk mengatasi masalah irigasi. Salah satu instruksi yang diberikan adalah agar Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang terdekat dengan lokasi segera hadir untuk melakukan penanganan.
Arnold menekankan bahwa orang yang berbicara langsung dengan Menteri Dody dalam video itu adalah jajaran dari BBWS Citarum, bukan dirinya. Setelah itu, Menteri Dody menghubungi Arnold sebagai Dirjen SDA untuk memberikan arahan terkait evaluasi jajaran BBWS Citarum menyusul temuan di lapangan.
Arahan yang diberikan mencakup evaluasi terhadap jajaran BBWS Citarum, termasuk kepala balai, kepala satuan kerja, hingga PPK, untuk memastikan masalah kekeringan yang dialami oleh para petani dapat segera ditangani. Ini juga bertujuan untuk menghindari adanya kesenjangan antara laporan yang diterima dan kondisi nyata di lapangan.
Klarifikasi ini disampaikan oleh Arnold setelah beredarnya unggahan dari salah satu akun media sosial lokal di Facebook yang menyebutkan bahwa ia “disebut bego oleh Menteri PU”. Arnold menegaskan bahwa narasi tersebut tidak sesuai dengan konteks asli dari kejadian yang sebenarnya.
Arnold menambahkan bahwa komunikasi antara dirinya dan Menteri Dody justru berfokus pada tindak lanjut serta evaluasi kondisi irigasi yang ditemukan di lapangan. Teguran yang terekam dalam video ditujukan kepada jajaran pelaksana di BBWS Citarum yang dianggap perlu untuk segera memberikan respons terhadap permasalahan pengairan sawah.
➡️ Baca Juga: Liburan Berbeda di Singapura: Rasakan Sensasi Teror Halloween yang Tak Terlupakan
➡️ Baca Juga: Rekomendasi Laptop Ryzen 7 Terbaik untuk Gaming dan Streaming




