Reaksi Bobotoh Usai Persib Imbang 2-2 dengan Dewa United: Syukur dan Evaluasi Kedalaman Skuad

Persib Bandung berhasil meraih hasil imbang 2-2 melawan Dewa United dalam laga pekan keempat Super League 2026/2027 yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, pada hari Minggu, 11 Oktober 2026.
Hasil tersebut disyukuri oleh sebagian Bobotoh, yang merasa bahwa Maung Bandung menunjukkan semangat juang dengan mampu bangkit setelah tertinggal dua gol. Namun, tidak sedikit pula suporter yang mengungkapkan keprihatinan mengenai kondisi fisik pemain dan kedalaman skuad yang ada saat ini.
Dewa United membuka keunggulan melalui gol Egy Maulana Vikri pada menit ke-23, diikuti oleh Noah Wail Sadaoui yang mencetak gol kedua di menit ke-45. Persib kemudian merespons dengan gol dari Balsa Sekulic di menit ke-51 dan menyusul Marc Klok yang menyamakan kedudukan hanya tiga menit setelahnya.
Hasil imbang ini memicu beragam reaksi di media sosial, khususnya di kolom komentar unggahan akun Instagram resmi Persib. Beberapa Bobotoh memberikan apresiasi terhadap usaha yang ditunjukkan pemain, sementara yang lainnya mengungkapkan kekhawatiran terkait kondisi tim di tengah jadwal pertandingan yang cukup padat.
Salah seorang Bobotoh menyatakan bahwa hasil imbang itu seharusnya disyukuri, mengingat para pemain telah berjuang maksimal. Namun, ia juga menyoroti potensi risiko kelelahan serta kesalahan yang hampir merugikan tim.
“Alhamdulillah, hasil ini patut disyukuri, karena mereka telah berusaha semaksimal mungkin. Dengan jadwal yang padat, pemain pasti merasa lelah. ‘Musuh Persib itu adalah Persib sendiri’ itu benar, karena kami nyaris kebobolan akibat backpass yang tidak tepat dari salah satu pemain. Penting bagi tim untuk tetap kuat meski minim rotasi untuk 4 kompetisi,” tulis seorang Bobotoh di unggahan resmi Instagram Persib.
Komentar tersebut juga menyoroti tantangan yang dihadapi Persib, yang harus membagi tenaga dan fokus untuk tampil di empat kompetisi berbeda, yaitu Super League, League Cup, AFC Champions League Two (ACL 2), dan ASEAN Club Championship atau Shopee Cup.
Bobotoh lainnya berharap agar tim bisa menjaga kondisi fisik pemain agar tetap siap menghadapi kompetisi di level Asia.
“Alhamdulillah, apapun hasil di liga, yang terpenting adalah stamina pemain tetap terjaga untuk fokus pada kompetisi Asia,” ungkap Bobotoh lain.
Di sisi lain, terdapat beberapa suporter yang mengkritik kurangnya rotasi pemain dan menilai bahwa kedalaman skuad bisa menjadi masalah serius jika jadwal pertandingan terus berlanjut tanpa penanganan yang tepat.
“Sekarang mulai terasa dampak dari kurangnya memaksimalkan bursa transfer, sehingga rotasi pemain jadi minim. Ingat, pertandingan kali ini baru permulaan. Saya khawatir kondisi skuad bisa semakin parah jika tidak ada perbaikan. Semoga semua pemain tetap sehat,” tulis Bobotoh lainnya.
➡️ Baca Juga: Atlet Teqball RI Yoga Ardika Raih Kesuksesan Gemilang di Debut Asian Games 2026
➡️ Baca Juga: Perpres Ojol Diterbitkan, DPR Tegaskan Harmonisasi Aturan Tiga Kementerian




