Sarwendah Menyatakan Anak-anaknya Enggan Bertemu Ruben Onsu, Minola Sebayang Meminta Bukti

Sarwendah baru-baru ini mengungkapkan bahwa anak-anaknya menunjukkan penolakan untuk bertemu dengan Ruben Onsu. Pernyataan tersebut memicu respon dari Minola Sebayang, selaku kuasa hukum Ruben.
Minola mempertanyakan siapa psikolog yang menyatakan bahwa anak-anak tersebut enggan bertemu dengan Ruben. Ia merasa penting untuk mendapatkan klarifikasi lebih lanjut mengenai hal itu.
“Jika penolakan itu benar adanya, tentu perlu dilakukan evaluasi. Siapa psikolog yang mengatakan demikian? Bukti-bukti yang mendukung pernyataan itu mana?” ungkap Minola saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, pada Rabu (7/10/2026).
Ia menambahkan, “Jika memang ada psikolog yang terlibat, sebaiknya psikolog tersebut bersuara, atau tunjukkan hasil rekomendasi dari psikolog tersebut. Jika ini melibatkan psikolog yang ditunjuk, maka kita perlu adanya psikolog independen agar semuanya dapat dinilai secara objektif.”
Minola juga menyatakan bahwa kondisi Ruben Onsu saat ini sangat terpuruk setelah mendengar pernyataan Sarwendah mengenai anak-anaknya yang tidak ingin bertemu dengannya.
“Bagaimana perasaan seorang ayah ketika mantan istrinya mengklaim bahwa anak-anak merasa takut untuk bertemu dengan dia?” tegasnya.
Sebelumnya, Sarwendah bahkan mendapatkan teguran dari seorang psikolog anak akibat perselisihannya yang berkepanjangan dengan mantan suaminya, Ruben Onsu.
Meskipun demikian, Sarwendah menegaskan bahwa mereka tidak pernah menghalangi anak-anak untuk bertemu Ruben, bertolak belakang dengan pernyataan dari pihak Ruben.
“Saya ingin menjelaskan, banyak tekanan dari luar yang mengatakan seolah saya melarang anak-anak untuk bertemu ayahnya,” jelas Sarwendah dalam Podcast Reyben Entertainment, yang diunggah pada Senin (5/10/2026).
Ia menambahkan bahwa ia selalu berusaha mengajak anak-anaknya untuk bertemu dengan Ruben Onsu.
“Saya selalu menyarankan agar mereka bertemu, tetapi di pihak sana tidak ada upaya untuk menghubungi anak-anak atau bahkan menghubungi saya sama sekali,” ungkapnya.
Sarwendah juga mengungkapkan bahwa ia mendapatkan teguran dari psikolog anaknya karena dianggap terlalu memaksakan kehendak.
“Anak-anak memiliki psikolog, dan saya ditegur oleh psikolog anak-anak karena dinilai terlalu memaksa mereka,” ujarnya.
“Kenapa? Karena anak-anak merasa seolah-olah ibu mereka mengusir mereka,” lanjutnya.
Di sisi lain, pengacara terkenal Hotman Paris juga mengkritik pihak Sarwendah yang melapor ke Komnas Perlindungan Anak, di tengah proses hukum yang sedang berlangsung terkait hak asuh anak di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
➡️ Baca Juga: Jule Diperiksa oleh Pihak Berwenang Terkait Kasus Narkoba Vape Etomidate
➡️ Baca Juga: Pencarian Wartawan Hilang di Anak Krakatau Berlanjut, Tim SAR Siapkan Strategi Baru




