Basarnas Konfirmasi 5 Wartawan Hilang Kontak Saat Meliput Gunung Anak Krakatau

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banten mengonfirmasi bahwa lima jurnalis yang sedang melakukan peliputan di Gunung Anak Krakatau dilaporkan hilang kontak pada Selasa, 8 September 2026.
Hingga saat ini, kelima wartawan tersebut, bersama seorang anak buah kapal, kapten kapal, dan pemandu wisata, belum berhasil ditemukan oleh tim pencari.
Rizky Dwianto, Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Banten, menyatakan bahwa para jurnalis tersebut hilang di sekitar wilayah Selat Sunda.
“Sampai saat ini, pencarian masih berlangsung dan belum ada hasil yang memuaskan,” ungkapnya.
Sesuai dengan rilis resmi dari Basarnas Banten, pencarian terhadap lima wartawan, kapten kapal, satu awak kapal, dan pemandu dilakukan di perairan Selat Sunda yang terletak di Kabupaten Pandeglang, Banten.
“Koordinat lokasi yang diduga menjadi tempat hilangnya mereka adalah 06°14’40.52”S 105°40’49.48″T dengan heading 288.34°,” tulis keterangan yang disampaikan oleh Basarnas Banten.
Data mengenai para korban mencakup Warta (55) sebagai Kapten Kapal, Surakman (60) sebagai anak buah kapal (ABK), Heriyanto (49) sebagai pemandu, serta M. Bagus Khoirunnas (jurnalis Antara), Ari Basuki (jurnalis Merdeka), Yudhis (jurnalis Inews), Daus (jurnalis Anadolu), dan Donal (freelance).
Rilis resmi dari Basarnas Banten juga melaporkan perkembangan terkini mengenai pencarian dan langkah-langkah yang akan diambil untuk mencari kelima jurnalis tersebut.
“Tim gabungan telah melaksanakan debriefing dan hasil pencarian hari ini adalah nihil. Operasi pencarian akan dilanjutkan pada hari berikutnya,” demikian bunyi keterangan resmi dari Basarnas Banten.
➡️ Baca Juga: WNA Irak Pembunuh Cucu Mpok Nori Terungkap sebagai Pedagang Parfum di Mangga Dua
➡️ Baca Juga: Mobil Listrik Geely Terbaru Hadir dengan Harga Terjangkau Mulai Rp100 Jutaan




