happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

depo 10k depo 10k
lifestyle

Tren Hunian Keluarga Urban: Rumah sebagai Tempat Kerja dan Quality Time yang Populer

Rutinitas masyarakat di kota-kota besar telah mengubah cara pandang keluarga terhadap rumah. Dulu, hunian hanya dianggap sebagai tempat untuk beristirahat setelah seharian beraktivitas. Namun kini, rumah juga dituntut untuk berfungsi sebagai ruang kerja, tempat berkumpul, serta area untuk menikmati waktu pribadi dan relaksasi.

Perubahan gaya hidup ini mengedepankan kenyamanan dan fleksibilitas sebagai pertimbangan utama dalam memilih tempat tinggal. Keluarga saat ini tidak hanya mempertimbangkan ukuran rumah, tetapi juga bagaimana setiap ruang dapat memenuhi berbagai kebutuhan penghuninya.

Ruang keluarga, misalnya, saat ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat berkumpul. Ruang ini kini menjadi area untuk berbagi cerita, menikmati hiburan bersama, atau menjalani aktivitas bersama tanpa harus pergi ke luar rumah.

Di sisi lain, kebutuhan akan ruang pribadi juga semakin penting. Ketika anggota keluarga memiliki berbagai aktivitas yang berlangsung bersamaan, pembagian ruang yang lebih fleksibel menjadi kunci untuk menjaga keseimbangan antara kebersamaan dan privasi.

Hal yang sama juga terlihat dalam perkembangan hunian di segmen premium. Konsep rumah yang lebih luas kini menghadirkan lebih banyak ruang pribadi tanpa mengabaikan area bersama, yang menjadi penting untuk keberlangsungan interaksi dalam keluarga.

Inge Kosasih, Kepala Pemasaran dan Penjualan PT Agung Podomoro Land Tbk, menyatakan bahwa pertimbangan masyarakat dalam memilih hunian premium semakin beragam.

“Inilah yang kami amati, semakin banyak keluarga sukses di Jakarta Timur yang mencari hunian yang tidak hanya nyaman tetapi juga mencerminkan pencapaian mereka. Melalui proyek Harrington, kami ingin menjawab kebutuhan ini dengan menyediakan ruang yang lebih luas, privasi yang lebih baik, serta kualitas hidup dan komunitas yang lebih unggul,” ujar Inge dalam keterangan resminya, yang dirilis pada 29 September 2026.

Salah satu contoh dari konsep hunian ini adalah Harrington yang berlokasi di Bukit Podomoro Jakarta. Rumah tiga lantai dengan luas bangunan 264 meter persegi ini menawarkan lima kamar tidur dan dua ruang keluarga, memungkinkan berbagai aktivitas anggota keluarga yang berbeda dapat dilakukan dengan nyaman.

Hunian ini juga dilengkapi dengan dua taman pribadi, yang dapat dimanfaatkan sebagai ruang terbuka untuk bersantai tanpa perlu keluar dari rumah. Selain itu, fasilitas kawasan seperti clubhouse dan area komersial juga turut melengkapi kebutuhan para penghuni.

Namun, perkembangan konsep hunian modern menunjukkan bahwa ukuran bukanlah satu-satunya pertimbangan. Privasi, akses terhadap fasilitas, keamanan, dan kualitas lingkungan juga merupakan aspek penting yang semakin diperhitungkan dalam pengalaman tinggal.

    ➡️ Baca Juga: Mengapa Semua Orang Membicarakan Kriminal Sekarang?

    ➡️ Baca Juga: Menghitung Kerugian Negara: Apa yang Harus Diketahui?

    Related Articles

    Back to top button