Hitler Menang Pemilihan Wali Kota di Peru dengan Dukungan Partai Kiri

Hitler Mussolini Simeon Flores baru-baru ini mencuri perhatian publik setelah ia berhasil terpilih sebagai wali kota Distrik Queropalca, yang terletak di pegunungan Andes, Peru. Politisi berusia 45 tahun ini memperoleh suara terbanyak dalam pemilihan kepala daerah yang dilaksanakan pada tanggal 4 Oktober 2026.
Flores mencalonkan diri melalui partai politik berhaluan kiri, Ahora Nacion. Berdasarkan hasil penghitungan suara, ia berhasil meraih 229 suara, yang setara dengan 34,54 persen dari total suara yang sah.
Dalam pemilihan tersebut, Flores unggul tipis dari Gaspar Benilde Osorio Zambrano, yang diusung oleh Renovacion Popular. Osorio mengumpulkan 204 suara, atau 30,77 persen. Sementara itu, posisi ketiga diisi oleh Itala Yovana Santillan Vara dari Pais para Todos dengan perolehan 187 suara, atau 28,21 persen.
Dua kandidat lainnya menerima suara jauh lebih sedikit. Kandidat dari Alianza para el Progreso meraih 35 suara, atau 5,28 persen, sedangkan kandidat dari Partido Democratico Somos Peru hanya mendapatkan delapan suara, yang setara dengan 1,21 persen.
Secara keseluruhan, ada 707 surat suara yang dikeluarkan dalam pemilihan ini. Dari jumlah tersebut, 663 suara dinyatakan sah, 30 suara kosong, dan 14 suara lainnya tidak valid.
Kemenangan Flores dilaporkan oleh media lokal Ahora Regional setelah proses penghitungan suara selesai dilakukan. Namun, meskipun semua surat suara telah dihitung oleh pihak otoritas pemilu Peru, pengumuman resmi mengenai hasil pemilihan masih menunggu konfirmasi lebih lanjut.
Nama Hitler Mussolini yang disandang oleh Flores menarik perhatian publik, mengingatkan pada dua sosok penting dalam sejarah Perang Dunia II, yaitu Adolf Hitler dan Benito Mussolini. Keduanya dikenal sebagai pemimpin yang terlibat dalam rezim otoriter dan menciptakan dampak besar dalam sejarah Eropa pada masa itu.
Walaupun demikian, kesamaan nama tersebut tidak serta-merta menunjukkan adanya hubungan atau kesamaan dalam ideologi. Flores terpilih melalui Ahora Nacion, partai politik berhaluan kiri di Peru, yang jelas berbeda dari ideologi Nazi dan fasisme yang diusung oleh kedua tokoh yang disebutkan sebelumnya.
Flores bukan satu-satunya politikus Peru yang memiliki nama yang sama dengan tokoh-tokoh bersejarah tersebut. Sebelumnya, seorang politisi bernama Hitler Alba juga pernah menjabat sebagai wali kota Yungar, sebuah wilayah lain di Andes, selama periode 2011 hingga 2014, dan kembali terpilih pada tahun 2018.
Pemilihan wali kota di Queropalca merupakan bagian dari pemilihan regional dan kota yang berlangsung secara serentak di Peru pada tanggal 4 Oktober lalu. Kemenangan Flores menambah sorotan terhadap dinamika politik lokal di negara Amerika Selatan tersebut, terutama karena namanya yang mencolok.
➡️ Baca Juga: Cek Harga Ban EV Terbaru untuk Mobil Listrik per Maret 2026 di Sini
➡️ Baca Juga: Cara Membangun Mentalitas Juara Pada Klub Sepak Bola Lokal Yang Baru Terbentuk




