Senyum Lebar Pengusaha Mirwan Suwarso Saat Como Kalahkan MU di Liga Champions

Presiden Como 1907, Mirwan Suwarso, berhasil mencuri perhatian setelah timnya mencatatkan kemenangan fantastis dengan skor 4-1 atas Manchester United dalam matchday ketiga fase grup Liga Champions 2026/2027. Senyuman lebar Mirwan saat Como berhasil melibas raksasa Inggris itu menjadi sorotan publik dan media sosial.
Como menunjukkan performa yang sangat mengesankan saat menjamu Manchester United pada Rabu malam, 21 Oktober 2026. Klub asal Italia ini mampu mencetak empat gol yang masing-masing disumbangkan oleh Nico Paz, Anastasios Douvikas, kembali Nico Paz, dan Jacobo Ramon. Sementara itu, Manchester United hanya mampu mencetak satu gol melalui Joshua Zirkzee yang terjadi pada masa tambahan waktu.
Dalam suasana penuh kegembiraan tersebut, ekspresi bahagia Mirwan menjadi perbincangan hangat di berbagai platform sosial. Kemenangan ini terasa sangat istimewa, mengingat perjalanan panjang Como menuju pentas Eropa dan keberhasilan mereka menumbangkan tim sekelas Manchester United yang memiliki sejarah panjang dan prestisius.
Perjalanan Como untuk mencapai kesuksesan ini tidaklah instan. Klub tersebut diambil alih oleh Mirwan Suwarso pada tahun 2019 ketika mereka masih berjuang di Serie D, yang merupakan divisi keempat dalam sistem liga sepak bola Italia.
Kini, di tahun 2026, Como telah melangkah ke Liga Champions dan mampu mengandaskan Manchester United dengan skor yang cukup meyakinkan. Transformasi klub yang dulunya terpuruk di liga bawah kini mampu bersaing di level tertinggi Eropa menjadi kisah yang sangat menarik perhatian para penggemar sepak bola.
Kemenangan 4-1 atas Manchester United adalah momen bersejarah dalam perjalanan Como. Tim yang dijuluki I Lariani ini tidak hanya menunjukkan kemampuan bersaing di pentas Eropa, tetapi juga menegaskan bahwa mereka dapat memberikan perlawanan yang serius kepada klub-klub besar dunia.
Bagi Mirwan Suwarso, keberhasilan ini merupakan pencapaian yang layak dirayakan. Senyumnya saat Como unggul 4-0 menggambarkan kebahagiaan yang mendalam melihat timnya mendominasi lawan yang memiliki reputasi besar seperti Manchester United.
Namun, pencapaian Como tidak lepas dari kerja keras kolektif seluruh elemen klub, mulai dari pengelolaan manajemen, pembangunan tim, hingga performa para pemain di lapangan saat pertandingan berlangsung.
Nico Paz muncul sebagai salah satu bintang dalam laga kali ini. Ia berhasil mencetak dua gol dan berkontribusi dalam gol yang dicetak oleh Douvikas. Jacobo Ramon kemudian melengkapi pesta gol Como sebelum Zirkzee memperkecil ketertinggalan bagi Manchester United.
Kemenangan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Como dan pendukungnya, tetapi juga menunjukkan bahwa tim yang dulunya berada di kasta terbawah kini telah mampu berkompetisi di level tertinggi. Ini adalah contoh nyata dari dedikasi dan semangat juang yang dapat mengubah nasib sebuah klub sepak bola.
➡️ Baca Juga: Sekjen ASEAN Hadiri Pertemuan Pemimpin ASEAN dan Perwakilan ASEAN Inter
➡️ Baca Juga: Kedubes AS Ungkap Duka dan Sampaikan Pesan Dukungan untuk Masyarakat NTT Pasca Gempa




