happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

depo 10k depo 10k
lifestyle

Panduan Memilih Susu Anak yang Tepat: Hal-Hal Penting untuk Ibu Perhatikan

Memilih susu yang tepat untuk anak bukanlah hal yang bisa dianggap sepele. Nutrisi yang diberikan harus disesuaikan dengan kebutuhan gizi serta tahapan usia anak. Di tengah beragam pilihan produk yang tersedia di pasaran, orang tua perlu lebih teliti dalam menentukan jenis susu yang paling sesuai untuk buah hati mereka.

Saat memilih susu, orang tua tidak hanya perlu mempertimbangkan merek atau jenisnya, tetapi juga harus memperhatikan informasi yang ada pada kemasan. Beberapa aspek penting yang perlu dicermati meliputi kandungan gizi, indikasi usia, komposisi bahan, izin edar, serta reputasi produsen. Memahami informasi ini akan membantu orang tua dalam memilih produk yang memenuhi kebutuhan gizi anak.

Dokter spesialis gizi dari RS Permata Depok, dr. Felianty Badralany Sp.G.K., menekankan pentingnya memperhatikan tabel informasi nilai gizi yang tertera pada kemasan susu.

“Orang tua harus melihat dengan seksama informasi gizi yang tertera pada label produk. Selain itu, penting untuk memperhitungkan frekuensi konsumsi susu oleh anak,” jelasnya.

Tampilan produk yang menarik seringkali menjadi pertimbangan tambahan bagi orang tua dalam memilih susu. Meskipun klaim mengenai kelengkapan vitamin dan mineral, kandungan kalsium yang tinggi, serta kemasan yang aman sangat menarik, orang tua seharusnya tidak mengabaikan untuk memeriksa label gizi pada kemasan susu tersebut. BPOM juga mengingatkan agar informasi yang tertera pada label makanan harus akurat, tidak menyesatkan, dan mencerminkan kondisi produk yang sebenarnya.

Aspek lain yang sangat penting adalah memastikan bahwa produk susu yang dipilih sesuai dengan usia anak. Kebutuhan gizi anak bervariasi di setiap fase pertumbuhannya. Oleh karena itu, orang tua harus memperhatikan petunjuk penggunaan dan kelompok usia yang dicantumkan di kemasan.

Hati-hati terhadap tawaran harga yang lebih murah atau promosi menarik, karena bisa saja produk tersebut tidak ditujukan sebagai minuman utama bagi anak dan dapat diberikan dengan cara yang tidak sesuai.

Salah satu contoh yang perlu diwaspadai adalah susu kental manis (SKM). BPOM telah menegaskan bahwa SKM tidak boleh dijadikan sebagai satu-satunya sumber gizi dan tidak dianjurkan untuk dikonsumsi sebagai minuman utama. Produk ini sebaiknya digunakan sebagai topping, pelengkap, atau campuran dalam makanan dan minuman.

    ➡️ Baca Juga: Mengenal Cybercommunity & Aplikasi di Sosiologi Komunikasi

    ➡️ Baca Juga: MotoGP 2027 Semakin Menarik, Banyak Bintang Berpindah Tim dan Terancam Terdepak dari Grid

    Related Articles

    Back to top button