happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

kpkgg
berita

Hanura Fokus Pada Kader Berkualitas untuk Pemenangan Pileg dan Pilkada

Ketua Tim Task Force DPP Partai Hanura, Patrice Rio Capella, menekankan kepada seluruh kader untuk mempersiapkan diri menghadapi berbagai tantangan dalam kontestasi politik yang akan datang. Ia menjelaskan bahwa persiapan yang matang perlu dilakukan sejak awal untuk menghadapi perubahan sistem yang mungkin terjadi dalam Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pemilu Kepala Daerah (Pilkada).

Rio menjelaskan bahwa putusan Mahkamah Konstitusi (MK) telah memisahkan jadwal pelaksanaan Pileg untuk DPR RI dengan Pileg untuk DPRD Provinsi, Kabupaten, dan Kota. Pileg untuk DPR RI akan dilaksanakan bersamaan dengan Pemilu Presiden (Pilpres), sementara Pileg untuk DPRD akan digelar bersamaan dengan Pilkada dalam rentang waktu dua tahun atau maksimal dua tahun enam bulan setelah Pileg DPR RI dan Pilpres.

“Kita perlu mencermati bagaimana sistem pemilu yang akan berlaku pada tahun 2031. Karena dapat dipastikan bahwa Undang-Undang Pilkada dan Pemilu akan mengalami perubahan,” ungkap Rio usai menghadiri Rapat dan Konsolidasi Tim Task Force dengan DPD dan DPC Hanura se-Sumatera Barat di Hotel Mercure, Padang, pada 24 September 2026.

Meskipun rincian teknis masih menunggu perubahan, Hanura telah menetapkan arah kebijakan internalnya. Partai yang dipimpin Oesman Sapta (Oso) ini akan memberikan prioritas kepada kader yang dianggap memiliki potensi untuk maju dalam Pilkada yang akan datang.

“Yang terpenting adalah Hanura akan lebih mengutamakan kader yang memiliki potensi untuk mencalonkan diri dalam Pilkada,” tegas Rio.

Oleh karena itu, ia mengimbau kepada seluruh kader yang bercita-cita untuk maju sebagai kepala daerah di tahun 2031 agar mulai mempersiapkan diri dari sekarang. Menurut Rio, kesiapan seorang calon tidak bisa dibangun secara mendadak menjelang pemilihan.

“Kemenangan tidak bisa diraih dalam semalam. Ia harus dibangun secara bertahap dari hari ini agar bisa maju dan memenangkan kompetisi pada tahun 2031,” jelasnya.

Terkait pencalonan untuk anggota legislatif, Rio menambahkan bahwa Hanura akan menggunakan survei sebagai dasar untuk menentukan strategi. Ia menyebutkan bahwa Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Hanura akan melaksanakan survei internal pada pertengahan tahun 2027 untuk mengukur tingkat elektabilitas serta pengenalan masyarakat terhadap partai.

“Hasil survei tersebut akan dipetakan berdasarkan daerah pemilihan (dapil). Dari pemetaan ini, Hanura akan menentukan dapil yang dianggap memiliki potensi untuk meraih kursi,” terang Wakil Ketua Umum Hanura tersebut.

    ➡️ Baca Juga: Lazada Fasilitasi Akses Ekosistem Digital untuk Pelaku Usaha Lokal di JITEX 2026

    ➡️ Baca Juga: Bupati Pati Nonaktif Sudewo Dikenakan Tuntutan 8,5 Tahun Penjara

    Related Articles

    Back to top button