Pegadaian Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Gempa NTT Melalui Program Pegadaian Peduli

Pegadaian bergerak cepat dalam memberikan bantuan untuk pemulihan pascagempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bernama “Pegadaian Peduli”, perusahaan ini menunjukkan kepedulian sosialnya dengan menyalurkan bantuan yang diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana.
Bantuan tahap pertama yang disalurkan oleh Pegadaian dari Kantor Wilayah Denpasar telah berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Paket bantuan ini mencakup berbagai kebutuhan pokok seperti sembako, air bersih, perlengkapan untuk bayi dan balita, obat-obatan, perlengkapan sanitasi, serta fasilitas perlindungan sementara termasuk tenda pengungsian, selimut, dan tikar lipat.
Proses penyaluran dilakukan langsung oleh tim Pegadaian untuk memastikan bantuan sampai dengan cepat dan tepat sasaran di beberapa lokasi, termasuk Kabupaten Sikka, Kabupaten Nagekeo, Kabupaten Ende, serta Kabupaten Manggarai, Manggarai Barat, dan Manggarai Timur, pada hari Senin, 17 Agustus.
Eka Pebriansyah, Direktur Jaringan dan Operasi PT Pegadaian (Persero), menyatakan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan upaya nyata Pegadaian untuk tetap hadir di tengah masyarakat. “Dengan program Pegadaian Peduli, kami berkomitmen untuk tidak hanya hadir pada fase tanggap darurat, tetapi juga mendampingi masyarakat hingga fase pemulihan pascabencana. Saat ini, kami tengah melakukan inventarisasi dan pendataan terhadap nasabah serta fasilitas operasional yang terkena dampak,” ujarnya pada Rabu, 19 Agustus 2026.
Gempa bumi tektonik dengan kekuatan Magnitudo 7,7 telah mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur, khususnya di kawasan utara Flores dan Nagekeo. Kejadian ini, yang disebabkan oleh aktivitas Sesar Naik Busur Belakang Flores, menjadi pengingat nyata akan tingginya aktivitas tektonik di Nusa Tenggara. Tanggapan cepat PT Pegadaian melibatkan koordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), BPBD setempat, serta jaringan kantor cabang Pegadaian terdekat untuk mengidentifikasi kebutuhan mendesak para penyintas di lokasi pengungsian.
Berkolaborasi dengan pemerintah daerah, lembaga penanggulangan bencana, dan seluruh elemen masyarakat, Pegadaian berharap upaya penanganan dampak gempa di Nusa Tenggara Timur dapat berlangsung dengan cepat dan optimal. Pegadaian berkomitmen untuk terus memantau perkembangan di lapangan dan siap menyalurkan bantuan tahap selanjutnya sesuai dengan dinamika kebutuhan masyarakat di daerah yang terkena dampak.
➡️ Baca Juga: Suami Maissy Diduga Selingkuh dengan Koas, Ibunda Pelakor Akhirnya Muncul ke Publik
➡️ Baca Juga: Gotong Royong Jaring Pengaman Sosial Hadapi Gejolak Ekonomi




