Ciri-ciri Dajjal dan Lokasi Munculnya Berdasarkan Hadis Nabi Muhammad SAW

Kemunculan Dajjal diakui sebagai salah satu tanda besar menjelang kiamat dalam ajaran Islam. Nabi Muhammad SAW telah memberikan peringatan kepada umatnya agar memperbanyak amal kebaikan sebelum terjadinya berbagai peristiwa besar, termasuk munculnya Dajjal. Hal ini tercantum dalam hadis yang diriwayatkan oleh Ahmad, yang juga menyinggung tanda-tanda lain yang mengindikasikan kedatangan hari kiamat.
Dalam hadis tersebut, Rasulullah SAW menekankan pentingnya beramal sebelum enam tanda kiamat muncul. Tanda-tanda tersebut meliputi terbitnya matahari dari barat, kemunculan Dajjal, munculnya asap tebal, hewan melata yang dapat berbicara (dabbah), kematian yang melanda banyak orang, serta terjadinya kiamat besar.
Fitnah atau godaan yang dibawa oleh Dajjal dipandang sangat berat. Oleh karena itu, seperti yang dijelaskan dalam hadis Nabi Muhammad SAW, semua nabi dari Nabi Adam AS hingga Rasulullah SAW telah memperingatkan umat mereka mengenai bahaya yang ditimbulkan oleh kemunculan sosok ini.
Rasulullah SAW menyatakan bahwa setiap nabi yang diutus oleh Allah telah mengingatkan kaumnya tentang Dajjal. Nabi Nuh AS juga disebutkan telah memperingatkan umatnya mengenai sosok yang akan muncul menjelang akhir zaman ini.
Dalam berbagai riwayat hadis, Rasulullah SAW juga memberikan gambaran mengenai lokasi kemunculan Dajjal. Ia diperkirakan akan muncul dari suatu daerah yang terletak di antara kawasan Syam (Suriah) dan Irak.
Nabi Muhammad SAW juga menjelaskan dengan rinci ciri-ciri fisik Dajjal. Dalam hadis yang diriwayatkan, Dajjal digambarkan sebagai seorang pria yang buta pada mata sebelah kanan, dengan mata tersebut terlihat seperti buah anggur yang menonjol. Pada keningnya terdapat tulisan “kaf-fa-ra” yang dapat dibaca oleh orang-orang beriman, baik yang bisa membaca maupun tidak.
Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari, Muslim, dan Ahmad, Rasulullah SAW menceritakan tentang mimpi yang memperlihatkan Nabi Isa AS dan Dajjal. Dalam mimpi tersebut, Nabi SAW menyaksikan seorang lelaki dengan penampilan yang sangat menawan dan berambut panjang hingga ke bahu, yang kemudian diidentifikasi sebagai Nabi Isa bin Maryam.
Setelah itu, beliau melihat sosok lainnya yang memiliki tubuh kekar dengan rambut keriting dan mata kanan yang buta. Sosok tersebut digambarkan mirip dengan seorang lelaki Quraisy bernama Ibnu Qathan. Dalam riwayat tersebut, sosok ini diidentifikasi sebagai Al-Masih ad-Dajjal.
➡️ Baca Juga: Terbukti! Pixel UI Hanya Pakai 2.1GB, Samsung One UI 6.1 2x Lipatnya
➡️ Baca Juga: Gaya Heboh Syahrini di Hari ke-2 Cannes Film Festival: Wajah Ditutup Veil Emas
