Pria Tewas Tembak di Bintaro, Polisi Temukan Senjata Api Kaliber 9 Mm dan Tiga Airsoft Gun

Pria berinisial BAS (54) ditemukan tewas dengan luka tembak di bagian kepala. Jenazahnya ditemukan di sebuah rumah yang terletak di Jalan Deplu I RT 001/RW 03, Kelurahan Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
Kejadian tersebut terjadi pada hari Jumat, 6 Maret 2026. Hal ini diungkapkan oleh Kapolsek Pesanggrahan, Komisaris Polisi Seala Syah Alam.
“Setelah melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian, kami segera berkoordinasi dengan pihak Rumah Sakit Polri untuk melaksanakan autopsi. Ini diperlukan untuk memastikan apakah ada tindak pidana lainnya yang terjadi,” jelasnya, sebagaimana dikutip pada Rabu, 11 Maret 2026.
Menurut penjelasan Seala, kejadian ini pertama kali diketahui oleh warga sekitar setelah anjing peliharaan di daerah tersebut terus menggonggong sejak pagi.
Seorang saksi kemudian melakukan pengecekan di sekitar rumah korban dan sempat melihat bagian kaki korban dari arah kamar atau ruang kerja.
Setelah kembali dari shalat Jumat, saksi tersebut menemukan korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa dengan darah menggenang di bagian wajah dan kasur.
“Warga kemudian melaporkan insiden tersebut ke pihak kepolisian melalui layanan darurat 110,” tambahnya.
Tim kepolisian segera menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP). Selain itu, mereka juga mengevakuasi jenazah ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk keperluan autopsi.
Seala menambahkan bahwa dari lokasi kejadian, petugas menemukan satu pucuk senjata api serta tiga airsoft gun yang kemudian diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Dalam kasus ini, kami bekerja sama dengan Direktorat Intelkam Polda Metro Jaya Subdit Handak untuk melakukan pengembangan terkait kepemilikan senjata api tersebut. Ini termasuk satu senjata api dan tiga airsoft gun,” katanya.
Dia menjelaskan bahwa senjata yang ditemukan di lokasi adalah senjata api kaliber 9 mm. Polisi juga memastikan bahwa senjata tersebut tidak memiliki izin kepemilikan yang sah.
Selain itu, pihak kepolisian masih melakukan investigasi terkait asal-usul senjata yang ditemukan. “Kami masih mendalami informasi ini,” kata Seala.
➡️ Baca Juga: Peningkatan Infrastruktur Pendidikan di Daerah Tertinggal Indonesia
➡️ Baca Juga: Beasiswa S2 Psikologi Klinis 2025: Dapatkan Pendidikan Berkualitas




