Amalan Ustaz Khalid Basalamah untuk Mendorong Kemakmuran Ekonomi Negara

Banyak individu mendambakan kemakmuran, keamanan, dan kesejahteraan bagi negara mereka. Namun, dalam perspektif keagamaan, terdapat amalan-amalan sederhana yang sering kali diabaikan, padahal diyakini mampu memberikan dampak signifikan terhadap kehidupan suatu bangsa. Hal ini disampaikan oleh Ustaz Khalid Basalamah.
Ustaz Khalid menekankan pentingnya mendoakan para pemimpin negara, sebuah amalan yang sering kali terlupakan oleh masyarakat. Menurutnya, doa bagi para pemimpin bisa menjadi salah satu cara untuk meminta petunjuk agar mereka mampu membuat keputusan yang berpengaruh bagi banyak orang.
Praktik mendoakan pemimpin sebenarnya merupakan kebiasaan yang telah ada sejak lama di beberapa negara Muslim. Ustaz Khalid menjelaskan bahwa doa untuk pemimpin sering kali disampaikan dalam momen-momen ibadah tertentu, yang menegaskan pentingnya amalan ini dalam kehidupan beragama.
“Ini merupakan hal yang sering kali terlewatkan. Oleh karena itu, saya selalu menerapkan praktik ini di pengajian dan khutbah Jumat, di mana saya tidak pernah lupa untuk mendoakan mereka,” ungkap Ustaz Khalid dalam sebuah wawancara yang diunggah di YouTube pada Jumat, 13 Maret 2026.
Sebagai contoh, ia mengisahkan praktik tersebut di Arab Saudi, terutama pada malam-malam terakhir bulan Ramadhan. Di sana, para ulama secara rutin memanjatkan doa yang mencakup permohonan kebaikan untuk para pemimpin negara.
“Di Saudi, tidak ada negara yang sempurna. Raja mereka pasti memiliki kekurangan. Namun, selama 10 malam terakhir di Ramadhan, Syekh Sudais selalu mengingatkan untuk berdoa dalam doa witir, terutama pada malam ganjil yang diyakini sebagai lailatul qadar. Doa tersebut bisa berlangsung selama setengah jam hingga satu jam,” ujarnya menjelaskan lebih lanjut.
Sosok yang dimaksud adalah Abdul Rahman Al-Sudais, imam besar Masjidil Haram, yang dikenal sering memimpin doa panjang pada malam-malam penting di bulan Ramadhan. Dalam doa-doanya, Khalid Basalamah menekankan adanya bagian khusus yang ditujukan untuk mendoakan pemimpin negara, agar mereka diberikan petunjuk dan kebaikan.
“Dalam doa yang dipanjatkan selama itu, bisa ada permohonan selama sepuluh menit untuk pemimpin, agar diberikan umur panjang, petunjuk, serta pendamping yang baik. Arahnya jelas, yaitu untuk kebaikan bersama,” jelasnya menambahkan.
➡️ Baca Juga: Ketua Kadin Cilegon Jadi Tersangka Pemerasan, Acungkan Jempol ke Wartawan
➡️ Baca Juga: Mobil MPV Mewah Merajai Pasar Indonesia

