Serangan Terhadap Iran: Lokasi dan Situasi Terkini Pemimpin Iran

Amerika Serikat dan Israel telah meluncurkan serangkaian serangan di berbagai lokasi di Iran, termasuk ibu kota Teheran.
Operasi militer ini, yang dianggap sebagai serangan besar-besaran oleh AS, terjadi pada saat perundingan antara kedua negara mengenai program nuklir dan pengembangan rudal balistik Iran tengah berlangsung. Serangan ini menyusul ancaman yang disampaikan oleh Presiden Trump dan berlangsung delapan bulan setelah terjadinya konflik berdurasi 12 hari antara AS, Israel, dan Iran.
Sebagai respons, Iran meluncurkan serangan rudal ke wilayah utara Israel. Saat ini, informasi terkait jumlah korban dan kerusakan yang ditimbulkan di Iran maupun Israel masih sangat minim.
Menurut laporan, Israel mengumumkan serangan rudal mereka ke Iran pada hari Sabtu pagi. Seorang pejabat dari AS mengonfirmasi bahwa operasi ini merupakan bentuk kerjasama militer antara AS dan Israel, di mana AS telah mengerahkan sejumlah besar jet tempur dan kapal perang ke kawasan tersebut, yang merupakan pengerahan militer terbesar sejak perang di Irak.
Beberapa laporan menyebutkan bahwa rudal-rudal tersebut menghantam daerah University Street dan Jomhouri di Teheran, serta lokasi dekat markas Korps Garda Revolusi Islam Iran, seperti yang dilaporkan oleh kantor berita Fars.
Sebuah laporan dari Associated Press menyatakan bahwa salah satu serangan di ibu kota Iran terjadi dekat kantor Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Selain itu, kantor berita semi-resmi Tasnim juga melaporkan adanya ledakan di wilayah Seyyed Khandan, yang terletak di utara Teheran.
Ledakan juga dilaporkan terjadi di beberapa kota lain seperti Kermanshah, Qom, Tabriz, Isfahan, Ilam, dan Karaj, serta di Provinsi Lorestan, menurut laporan dari media setempat.
Di tengah situasi ini, banyak yang mempertanyakan keberadaan Pemimpin Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Hingga saat ini, belum ada kejelasan mengenai lokasi Khamenei, yang berusia 86 tahun, mengingat ia tidak terlihat di hadapan publik dalam beberapa hari terakhir seiring dengan meningkatnya ketegangan dengan AS.
Jalan-jalan menuju kompleks kediaman Khamenei di pusat Teheran telah ditutup oleh aparat keamanan saat ledakan mengguncang ibu kota. Di sisi lain, kantor berita resmi Iran, IRNA, melaporkan bahwa Presiden Masoud Pezeshkian dalam keadaan aman dan tidak mengalami cedera.
➡️ Baca Juga: Menghitung Kerugian Negara: Apa yang Harus Diketahui?
➡️ Baca Juga: Tips Wisata Kuliner Hemat di Miami Makan Murah